Tugure Targetkan Buka Cabang di Singapura 2028, Masuki Pasar Reasuransi Asia

PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) mengumumkan rencana ambisius untuk membuka cabang di Singapura pada tahun 2028. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberadaan perusahaan di pasar reasuransi Asia yang semakin berkembang. Presiden Direktur Tugure, Teguh Budiman, mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini sedang mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia (SDM), permodalan, hingga kapasitas sistem untuk mendukung rencana ekspansi ini.

Menurut Teguh, fokus utama saat ini adalah memperkuat internal perusahaan. "Kami perlu memastikan bahwa SDM, modal, kapasitas sistem, dan pemeringkatan kami sudah siap. Saat beroperasi di Singapura, kami harus memenuhi standar AM Best, bukan Pefindo,” jelasnya. Target waktu untuk ekspansi ini ditetapkan antara 2027 dan 2028.

Persaingan di Pasar Regional

Tugure menyadari bahwa persaingan di pasar regional tidaklah mudah. Saat ini, total ekuitas sembilan perusahaan reasuransi di Indonesia hanya setara dengan ekuitas yang dimiliki Malaysia Re. Belum lagi adanya pemain global seperti Swiss Re dan Hannover Re yang turut berkompetisi di pasar ini. Dengan demikian, langkah membuka cabang di Singapura dianggap sebagai peluang yang signifikan bagi Tugure.

“Saat ini, belum ada perusahaan reasuransi Indonesia yang beroperasi di Singapura. Ini adalah peluang kita untuk merambah pasar yang lebih luas,” ujar Teguh. Ia juga menambahkan bahwa market reasuransi di Asia masih sangat besar, dan hal ini membuka ruang untuk pertumbuhan perusahaan.

Kekuatan Financial Tugure

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Tugure mencatatkan ekuitas mencapai Rp1,52 triliun yang tumbuh 6% dari tahun sebelumnya. Aset perusahaan juga mengalami peningkatan meskipun tipis, yaitu 0,4% menjadi Rp5,9 triliun. Hasil investasi Tugure di 2024 meningkat 6,2% menjadi Rp156,81 miliar. Selain itu, hasil underwriting perusahaan berbalik positif menjadi Rp91,12 miliar setelah sebelumnya mengalami kerugian.

Peningkatan ini juga terlihat pada Risk Based Capital (RBC) yang naik dari 181% pada 2023 menjadi 183%. Kekuatan financial ini menjadi faktor penting dalam mendukung rencana ekspansi ke pasar regional.

Singapura sebagai Hub Reasuransi

Teguh menilai Singapura sebagai hub reasuransi di kawasan Asia, dan ini menjadi alasan utama perusahaan memilih negara tersebut untuk ekspansi. Jika rencana ini berhasil, Tugure berpotensi untuk menjangkau pasar-pasar lainnya di Asia, seperti Malaysia dan Korea. “Singapura menawarkan banyak kesempatan untuk berkembang. Jika kami bisa hadir di sana, peluang untuk menjamah pasar regional semakin terbuka,” ungkap Teguh.

Tantangan dan Peluang

Meskipun sadar akan tantangan yang akan dihadapi, Teguh tetap optimis dengan peluang yang ada. “Saya menikmati tantangan. Hidup menjadi lebih berwarna dan menarik saat kita dapat mengatasi tantangan tersebut. Ketika berhasil, kepuasan yang dirasakan luar biasa,” tuturnya.

Dengan persiapan yang matang dan visi yang jelas, Tugure siap menghadapi kompetisi dan memanfaatkan peluang di pasar reasuransi Asia. Rencana untuk membuka kantor di Singapura menjadi langkah strategis yang diharapkan dapat mendongkrak performa dan daya saing perusahaan di tingkat regional.

Terkait