Pertamina Dorong Inklusivitas dengan Kedai Kopi untuk Sobat Disabilitas

Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung inklusivitas melalui proyek terbaru mereka, yakni Difel Café, yang dikelola oleh sobat disabilitas. Niat baik ini terwujud di Kota Denpasar sebagai hasil kerja sama dengan Dinas Sosial setempat. Difel Café merupakan upaya Pertamina untuk memberdayakan penyandang disabilitas dengan memberikan pelatihan, peralatan kafe, serta kesempatan untuk mengelola usaha mereka sendiri.

Jigo, ketua dari KUB Gantari Jaya yang menaungi Difel Café, menyatakan rasa syukurnya terhadap kepercayaan yang diberikan oleh Pertamina. Ia mengungkapkan, "Kami jadi lebih percaya diri. Melalui pelatihan dan dukungan Pertamina, kami bisa berkembang dan membuktikan bahwa kami juga mampu." Dengan dukungan tersebut, Jigo dan teman-temannya tidak hanya belajar cara menjalankan usaha, tetapi juga meningkatkan keahlian dalam meracik kopi, yang mereka tunjukkan langsung kepada pengunjung saat peresmian.

Dukungan Pertamina dalam Pengelolaan Usaha

Pertamina memberikan perlengkapan kafe, termasuk mesin kopi, bahan baku, meja, dan kursi. Selain itu, mereka juga menyediakan pelatihan di Rumah BUMN Pertamina di Klungkung. Ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang lebih mendalam tentang cara menjalankan usaha secara mandiri. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi bagi komunitas disabilitas di daerah tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Laxmy Saraswaty, juga mengapresiasi inisiatif ini. Ia mengatakan, "Kami sangat mengapresiasi hadirnya Pertamina dalam program Difel Café sebagai wujud nyata pemberdayaan penyandang disabilitas." Menurut Laxmy, Difel Café membuka ruang partisipasi aktif bagi penyandang disabilitas, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan berdaya saing.

Efek Positif bagi Komunitas

Inisiatif Difel Café diharapkan tidak hanya memberikan kebermanfaatan bagi pengelola kafe, tetapi juga akan menginspirasi banyak pihak untuk menciptakan lingkungan yang inklusif. Dalam hal ini, Jigo menekankan pentingnya keberlanjutan program, berharap semakin banyak sobat disabilitas yang bisa merasakan manfaatnya. "Salam inklusi untuk kehidupan yang lebih baik," tutup Jigo.

Pertamina berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa dengan fokus pada peningkatan kemampuan dan kemandirian. Langkah ini sejalan dengan visi mereka untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Melihat potensi Difel Café yang telah menjadi proyeksi inovatif di Kota Denpasar, diharapkan lebih banyak program serupa dapat dikembangkan di wilayah lain. Laxmy menambahkan bahwa Difel Café kini menjadi juara 1 dalam program inovasi yang ada di kota tersebut, menunjukkan bahwa inisiatif ini bukan hanya bermanfaat tetapi juga memiliki dampak yang luar biasa.

Keberhasilan Difel Café merupakan langkah awal yang menggembirakan untuk memberdayakan penyandang disabilitas, serta menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk menyelaraskan kegiatan CSR mereka dengan tujuan inklusivitas. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak individu dari semua latar belakang dapat berkontribusi secara signifikan bagi masyarakat.

Terkait