
Sebanyak 500 anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) merasakan pengalaman berkeliling Jakarta menggunakan bus TransJakarta pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) tahun 2025 yang bertujuan memberi penghormatan sekaligus memperlihatkan kemajuan ibu kota kepada para pejuang kemerdekaan.
Kirab Kehormatan dan Pertunjukan di Bundaran HI
Acara dimulai dengan kirab kehormatan dari Monumen Nasional (Monas) menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). Di titik akhir kirab, masyarakat yang hadir menyaksikan pertunjukan teatrikal yang menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pertunjukan ini menjadi pengingat sekaligus apresiasi atas jasa-jasa veteran yang telah mengorbankan usia dan tenaga demi bangsa.
Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas & CSR PT Transportasi Jakarta, menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi para veteran dalam kegiatan ini. "Sekitar 500 veteran yang ikut. Kami sangat senang dan bangga, mengajak para veteran berkeliling kota melihat hasil perjuangan dan kemajuan Jakarta yang telah mereka cita-citakan sejak dulu,” ujarnya.
Perjalanan Khusus dengan TransJakarta
Untuk mendukung aktivitas tersebut, PT Transportasi Jakarta menyiapkan 10 unit bus low entry khusus bagi para veteran. Rute perjalanan berlangsung dari Bundaran HI menelusuri berbagai jalan protokol hingga ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Perjalanan ini bukan sekadar transportasi biasa, melainkan bentuk penghormatan sekaligus simbol apresiasi terhadap jasa para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.
Bus low entry dipilih karena lebih mudah diakses, terutama bagi para veteran yang mayoritas sudah lanjut usia. Dengan cara ini, PT Transportasi Jakarta menunjukkan komitmen untuk menyediakan layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pahlawan nasional.
Kartu Layanan Gratis untuk Veteran
Selain menggelar acara khusus ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan manfaat jangka panjang melalui Kartu Layanan Gratis (KLG). Menurut Ayu Wardhani, para veteran termasuk salah satu dari 15 kelompok masyarakat yang berhak menerima kartu ini. Melalui KLG, para veteran dapat mengakses seluruh layanan transportasi publik milik Pemprov DKI Jakarta tanpa biaya, kapan pun mereka memerlukan.
"Harapannya, kita dapat mempertahankan perjuangan para pahlawan dan memajukan negeri melalui langkah kecil, salah satunya dengan menggunakan transportasi publik,” kata Ayu. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para veteran serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum.
Menjadi Bagian dari Perjuangan dan Kemajuan Jakarta
Kegiatan keliling Jakarta menggunakan TransJakarta ini bukan hanya mempererat hubungan antara generasi muda dengan para pahlawan, tetapi juga memberikan gambaran nyata kepada para veteran betapa besar perubahan yang telah dicapai ibu kota. Dari kemacetan yang terkelola hingga fasilitas publik yang semakin modern, hal ini mewakili hasil cita-cita perjuangan para pejuang kemerdekaan.
Dengan mengikuti jalur Bundaran HI-Pantai Indah Kapuk, para veteran mendapatkan kesempatan melihat langsung berbagai fasilitas strategis dan perkembangan kawasan permukiman serta bisnis di Jakarta. PT Transportasi Jakarta melalui program ini sekaligus menggugah rasa nasionalisme dan menghormati jasa para pejuang melalui pengalaman transportasi yang nyaman dan bermakna.
Momen ini menjadi salah satu wujud penghargaan masyarakat dan pemerintah bagi pejuang kemerdekaan yang telah berjasa besar. Di samping itu, prakarsa memberikan layanan gratis dan akses khusus bagi veteran menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan publik dapat diarahkan untuk menghormati dan membantu kelompok rentan yang memiliki kontribusi luar biasa bagi negara.





