
Menumbuhkan rasa kebersamaan pada anak sejak dini penting untuk membentuk cara mereka memandang orang lain, lingkungan, dan perbedaan. Nilai ini tidak hanya muncul di rumah, tetapi juga bisa diperkuat lewat kegiatan sosial yang memberi ruang bagi anak untuk belajar berinteraksi, berbagi, dan merasa diterima.
Di Bali, Klive Beach Club bersama Happiness Foundation mengangkat pesan itu melalui program corporate social responsibility atau CSR di Jalan Toyaning. Kegiatan tersebut menekankan bahwa anak perlu dikenalkan pada kebersamaan bukan hanya dengan keluarga, tetapi juga dengan orang lain dalam suasana yang beragam dan hangat.
Ruang belajar yang menyenangkan untuk anak
Program ini dikemas dalam konsep Colors of Joy. Anak-anak diajak mengikuti aktivitas kreatif, bergerak bersama, menerima suvenir, dan makan bersama dalam suasana yang tertib dan nyaman.
Klive Beach Club juga mendukung kegiatan dengan kebutuhan dasar, perlengkapan aktivitas, dan paket makanan. Dukungan seperti ini penting karena anak lebih mudah menyerap nilai kebersamaan saat mereka merasa aman dan terpenuhi kebutuhannya.
Makanan sebagai sarana membangun kedekatan
Executive Chef Klive Beach Club, Marco Petriacci, menilai makanan punya peran lebih dari sekadar hidangan. Ia menyebut, “Food is a currency of connection,” sebagai cara berbagi perhatian, kehangatan, dan kebahagiaan.
Pernyataan itu sejalan dengan praktik umum dalam kegiatan anak, karena momen makan bersama sering menjadi ruang sederhana untuk membangun kedekatan. Dalam kegiatan tersebut, pizza juga dipilih sebagai salah satu menu yang membantu menghadirkan suasana kebersamaan.
Mengajarkan empati sejak fase paling awal
Marketing Manager Klive Beach Club, Jehan Khaleda, menilai masa kecil perlu dijaga dengan kelembutan, rasa aman, dan perhatian yang layak. Ia menekankan bahwa setiap anak berhak merasa bahagia, didengar, dan diperhatikan.
Pandangan itu memperlihatkan bahwa kebersamaan bukan hanya soal berkumpul, tetapi juga soal kepekaan terhadap kebutuhan emosional anak. Saat anak terbiasa mendapat perhatian tulus, mereka cenderung lebih mudah belajar menghargai orang lain dan bekerja sama dalam kelompok.
Peran lingkungan dan budaya kerja
Human Resources Klive Beach Club, Ni Luh Eka Suartini, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sekitar merupakan bagian dari budaya perusahaan. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini dipandang sebagai cara memperkuat dukungan terhadap lingkungan sosial di sekitar perusahaan.
Pola seperti ini menunjukkan bahwa pembelajaran kebersamaan pada anak juga bisa lahir dari kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan lembaga sosial. Ketika anak melihat orang dewasa bergerak bersama untuk tujuan yang baik, mereka mendapat contoh nyata tentang tanggung jawab sosial dan solidaritas.
Dampak kebersamaan bagi tumbuh kembang anak
Kebersamaan membantu anak belajar berbagi peran, mendengar, dan menghormati orang lain dalam kelompok. Anak juga lebih mudah memahami bahwa perbedaan bukan hambatan, melainkan bagian dari kehidupan sosial yang perlu dijalani bersama.
Kegiatan yang melibatkan gerak bersama, aktivitas kreatif, dan makan bersama memberi pengalaman konkret yang lebih mudah dipahami anak dibanding nasihat semata. Karena itu, program seperti yang dilakukan Klive Beach Club dan Happiness Foundation dapat menjadi contoh bagaimana nilai sosial ditanamkan lewat pengalaman yang sederhana namun bermakna.
Melalui kegiatan CSR ini, Klive Beach Club ingin mempererat hubungan dengan komunitas lokal sekaligus menunjukkan bahwa perhatian pada anak dan lingkungan sosial dapat berjalan beriringan. Pendekatan seperti ini memperlihatkan bahwa rasa kebersamaan pada anak sejak dini perlu didukung oleh keluarga, komunitas, dan ruang-ruang sosial yang memberi contoh langsung tentang kepedulian dan hidup berdampingan.
Source: www.medcom.id








