Asuransi Kesehatan Standar Tidak Tanggung Risiko Kerusuhan, Ini Alasannya

Author: Qoo Media

Asuransi kesehatan standar umumnya tidak menanggung risiko kerusuhan atau huru-hara yang dialami oleh pemegang polis. Hal ini disampaikan oleh pengamat asuransi Irvan Rahardjo, yang menjelaskan bahwa perlindungan terhadap risiko kerusuhan hanya dapat diperoleh jika pemegang polis mengambil perluasan jaminan khusus, seperti risiko huru-hara (Riot Strike Malicious Damage/RSMD).

Menurut Irvan, polis asuransi kesehatan dan asuransi kecelakaan diri (personal accident) biasanya mengecualikan klaim yang terjadi akibat kerusuhan. “Asuransi kesehatan tidak menjamin risiko huru-hara. Bisa di-cover dengan perluasan termasuk risiko huru-hara,” ujarnya saat diwawancara oleh Bisnis.com pada 30 Agustus 2025. Besaran pertanggungan atas risiko tersebut sangat bergantung pada nilai yang diminta pemegang polis dan disetujui oleh perusahaan asuransi.

Kebutuhan Asuransi Kerusuhan pada Masa Politik dan Sosial Ekonomi

Irvan menambahkan bahwa jaminan risiko kerusuhan umumnya menjadi perhatian utama selama masa-masa politik seperti Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif, dan Pemilihan Kepala Daerah. Pada periode ini, potensi kerusuhan dinilai lebih tinggi sehingga perlindungan tambahan sangat diperlukan. Namun, di luar periode politik, risiko dianggap lebih rendah sehingga sebagian masyarakat enggan mengambil jaminan perluasan tersebut.

Meski demikian, situasi sosial ekonomi yang tidak stabil saat ini, yang ditandai dengan ketidakpuasan publik yang meluas, dinilai Irvan sebagai alasan kuat untuk mengantisipasi risiko kerusuhan secara lebih serius dengan membeli perluasan jaminan kerusuhan.

Segmentasi Pasar dan Dampak Fenomena Kerusuhan

Fenomena kerusuhan yang belakangan terjadi tidak serta-merta memicu lonjakan permintaan polis dengan perluasan jaminan risiko kerusuhan di semua segmen pasar. Menurut Irvan, permintaan terkait jaminan ini lebih terbatas pada sektor korporasi, terutama pada industri properti dan manufaktur yang memiliki aset besar dan perlu perlindungan ekstra.

Sebaliknya, segmen ritel dan individu cenderung tidak menunjukkan peningkatan signifikan dalam permintaan asuransi perluasan risiko kerusuhan. Hal ini dipengaruhi oleh berkurangnya daya beli masyarakat secara umum akibat kondisi ekonomi yang kurang baik.

Pentingnya Edukasi dari Perusahaan Asuransi

Dalam konteks ini, pengamat asuransi tersebut juga menekankan pentingnya peran perusahaan asuransi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Edukasi tersebut bertujuan agar masyarakat memahami bahwa polis asuransi standar tidak otomatis menanggung risiko yang muncul dari kejadian kerusuhan. Dengan pemahaman tersebut, calon nasabah diharapkan dapat mengambil langkah bijak dengan menambahkan perlindungan jika dianggap perlu.

Perbedaan Polis Standar dan Perluasan Jaminan

Secara garis besar, terdapat dua jenis polis terkait risiko kerusuhan:

  1. Polis Standar

    • Menjamin risiko kesehatan umum dan kecelakaan, namun mengecualikan kerusuhan.
    • Tidak dapat digunakan untuk klaim jika kerusuhan menjadi penyebab cedera atau kerusakan.
  2. Perluasan Jaminan (Riot Strike Malicious Damage/RSMD)
    • Menyediakan perlindungan khusus terhadap risiko kerusuhan, huru-hara, atau kerusakan akibat aksi massa.
    • Biaya premi dan nilai pertanggungan disesuaikan dengan risiko dan kesepakatan antara tertanggung dan penanggung.

Dengan adanya fitur perluasan ini, risiko kerusuhan yang selama ini dianggap tidak mungkin ditanggung oleh asuransi kesehatan dan kecelakaan diri dapat dicover sesuai kebutuhan dan ketentuan polis.

Menghadapi kondisi sosial politik yang rentan menimbulkan gejolak, masyarakat dan perusahaan diimbau lebih waspada dan mempertimbangkan add-on perlindungan yang relevan. Selain melindungi aset dan kesehatan, jaminan ini juga memberikan ketenangan lebih dalam menjalani aktivitas di tengah ketidakpastian situasi keamanan. Edukasi yang konsisten dari industri asuransi dan transparansi produk akan membantu masyarakat mengambil keputusan asuransi yang tepat sesuai kebutuhan risiko yang mereka hadapi.

Terbaru