Robert Harjo Sutanto, pendiri Wings Group sekaligus miliarder tertua di Indonesia, meninggal dunia pada usia 102 tahun pada tanggal 10 September 2025. Pria kelahiran 10 Maret 1926 ini dikenal luas sebagai tokoh bisnis yang berhasil membangun salah satu konglomerasi consumer goods terbesar di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21,30 triliun.
Perjalanan Bisnis dari Awal yang Sederhana
Karir Harjo Sutanto dalam dunia usaha dimulai dengan cara yang sangat sederhana. Bersama sahabatnya, Johannes Ferdinand Katuari, Harjo sempat menjual sabun secara door-to-door di wilayah Jawa Timur. Mereka membuat sabun sendiri dan menawarkan produk tersebut dari rumah ke rumah. Dari usaha kecil ini, pada 1948 mereka mendirikan sebuah pabrik kecil dengan nama Fa Wings, yang kemudian menjadi cikal bakal Wings Group saat ini.
Seiring waktu, Wings Group berkembang pesat tidak hanya sebagai produsen sabun, tetapi juga merambah ke berbagai lini produk kebersihan rumah tangga, perawatan pribadi, serta makanan dan minuman. Pada sekitar tahun 1991, Wings berganti nama menjadi Wings Surya untuk menandai proses ekspansi dan profesionalisasi usaha tersebut.
Kekayaan dan Pengaruh dalam Dunia Usaha
Menurut data Forbes, kekayaan Harjo Sutanto termasuk di daftar orang terkaya di Indonesia. Selain mengendalikan Wings Group, Harjo dan istrinya, Yenny Lilian, memiliki empat anak yaitu Hanny, Fifi, Handoyo, dan Yenny Lillian. Dari keempat anak tersebut, Hanny dikenal paling aktif menjalankan bisnis keluarga dan memegang posisi direktur di sejumlah perusahaan dalam grup Wings.
Anak kedua, Fifi, memimpin Ecogreen, anak perusahaan Wings yang berfokus pada produk oleo-kimia. Sementara itu, kepemimpinan Wings Group sempat juga berpindah tangan pada tahun 2004 kepada Eddy Katuari, putra dari Johannes Katuari, setelah Johannes wafat. Hal ini menunjukkan kuatnya ikatan bisnis keluarga dalam mengelola perusahaan besar ini.
Warisan dan Dampak Ekonomi
Kepergian Harjo Sutanto meninggalkan warisan bisnis yang besar bagi dunia usaha Indonesia. Wings Group yang kini menjadi salah satu raksasa di sektor consumer goods, menyediakan berbagai produk yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas. Keberhasilan Harjo di dunia bisnis menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha, terutama yang memulai dari usaha mikro dan kecil.
Selain itu, kontribusi Wings dalam menyerap tenaga kerja dan mendukung perekonomian lokal juga menjadi bagian penting dari pengaruh Harjo Sutanto selama ini. Perjalanan hidupnya yang panjang dan usahanya membangun perusahaan dari nol hingga menjadi konglomerasi yang berjaya, mencerminkan semangat kewirausahaan yang kuat dan keberhasilan dalam manajemen bisnis.
Penghormatan dan Kenangan
Setelah meninggalnya Harjo Sutanto, banyak pihak yang memberikan penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam bisnis dan ekonomi Indonesia. Karangan bunga yang terpajang sebagai penghormatan menunjukkan betapa besar rasa hormat masyarakat terhadap sosok pengusaha legendaris ini.
Harjo Sutanto tidak hanya dikenal sebagai miliarder tertua, tetapi juga sebagai pelopor yang membuktikan bahwa ketekunan, kerja keras, dan visi usaha dapat membawa kesuksesan luar biasa. Kisah hidupnya masih akan menjadi pelajaran berharga bagi generasi pengusaha berikutnya.
Meski usianya melebihi satu abad, semangat serta pencapaian Harjo Sutanto tetap hidup melalui Wings Group dan para ahli warisnya. Keberlanjutan bisnis ini pun diharapkan mampu meneruskan visi beliau dalam berinovasi dan menghadirkan produk-produk berkualitas bagi masyarakat Indonesia.







