Naik Kelas Bersama Rumah BUMN BRI, UMKM Fashion Bandung Tembus Pasar Internasional

Shopee Flash Sale

Netaly, sebuah brand modest fashion asal Bandung yang berdiri sejak 2003, berhasil menunjukkan perkembangan pesat dan penetrasi pasar internasional berkat dukungan dari BRI melalui berbagai program pemberdayaan UMKM. Brand ini kini dikenal luas tidak hanya di pasar lokal, melainkan juga diminati oleh buyer dari berbagai negara seperti Malaysia, Rusia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong.

Founder Netaly, Yuli Lubis, menceritakan bahwa pada awalnya pilihan busana modest modern sangat terbatas. Dengan keberanian berinovasi, Netaly hadir dengan memadukan material khas Nusantara seperti batik, tenun, dan sarung dengan desain modern dan detail sulam tangan. Salah satu inovasi yang sempat booming adalah koleksi berbahan sarung yang dikombinasikan dengan denim. Selain fokus pada inovasi produk, Yuli juga menegaskan pentingnya memberi manfaat sosial. Ia melibatkan ibu-ibu rumah tangga di sekitar usaha untuk mengerjakan detail sulam tangan dari rumah, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan tambahan pendapatan tetapi juga keterampilan baru. Pendekatan ini sekaligus memberikan dampak positif bagi komunitas lokal.

Perjalanan Netaly memasuki titik balik penting pada tahun 2025 ketika bergabung dengan Rumah BUMN BRI Bandung. Melalui program ini, Netaly memperoleh pembinaan komprehensif berupa pelatihan, pendampingan, serta akses jaringan dengan sesama pelaku UMKM. Yuli juga mengikuti program BRIncubator yang menawarkan pelatihan terfokus di bidang komunikasi, negosiasi, inovasi, manajemen keuangan, pemasaran, rantai pasok, serta pendampingan intensif dalam mengatasi berbagai tantangan usaha.

Hasil dari dukungan tersebut tampak jelas pada pencapaian Netaly yang berhasil memenangkan Juara 1 BRIncubator 2025 untuk kategori Fashion & Beauty. Penghargaan tersebut memperkuat posisi brand sebagai salah satu UMKM yang siap bersaing di tingkat nasional dan global. Produk Netaly kini diproduksi hingga ribuan potong per bulan dan telah lolos kurasi untuk tampil pada berbagai fashion show, termasuk yang akan digelar di Melbourne, Australia.

Dari sisi bisnis, omzet bulanan Netaly telah mencapai ratusan juta rupiah. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kualitas produk yang kuat mengangkat craft lokal dengan sentuhan modern, sehingga mampu menarik minat pasar internasional. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa keberhasilan Netaly mencerminkan komitmen BRI dalam mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan berdaya saing global. Program-program seperti Rumah BUMN dan BRIncubator tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga pembinaan dan pendampingan bisnis hingga membuka peluang jejaring pasar di luar negeri.

Dhanny menambahkan bahwa strategi pemberdayaan ini bertujuan memperkuat ekosistem UMKM Indonesia dengan menggabungkan literasi, digitalisasi, dan fasilitasi akses. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing para pelaku UMKM sekaligus menciptakan nilai tambah di pasar dalam negeri dan ekspor. Dukungan berkelanjutan dari BRI menjadi salah satu kunci penting dalam transformasi bisnis UMKM dari skala rumahan menuju pemain global.

Program pemberdayaan UMKM oleh BRI yang dilakukan melalui Rumah BUMN dan berbagai inisiatif lain seperti pemberian kredit usaha rakyat (KUR) berhasil membuktikan efektivitasnya. Hingga Agustus 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp114,28 triliun kepada lebih dari 2,5 juta debitur UMKM di seluruh Indonesia. Selain itu, BRI terus memperluas ekosistem pendukung UMKM agar pelaku usaha mampu bertahan dan tumbuh di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Kesuksesan Netaly menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan dan pemerintah dapat mendorong kemajuan usaha, penguatan komunitas, serta ekspansi ke pasar global. Ini juga menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas produk, dan memanfaatkan setiap peluang pengembangan bisnis yang tersedia.

Berita Terkait

Back to top button