BP Tapera Pastikan Akad Massal 25.000 Rumah Digelar Serentak di 33 Provinsi

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memastikan akan melaksanakan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP bagi 25.000 unit rumah subsidi pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan ini akan digelar secara serentak di 90 lokasi yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia, dengan format hybrid untuk memudahkan pelaksanaan.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan bahwa akad massal tersebut sekaligus akan diiringi dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis. Penyerahan kunci ini akan menyasar masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari tuna netra, tukang becak, tukang tambal ban, ojek online, asisten rumah tangga, nelayan, petani, tukang cukur rambut, buruh, tenaga migran, guru, bidan, perawat, hingga anggota TNI-AD dan Polri. Acara puncak pelaksanaan akad massal dan serah terima kunci secara simbolis akan berlangsung di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, didukung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).

Heru menambahkan bahwa pelaksanaan akad massal ini merupakan upaya untuk mendukung target pemerintah menyediakan 350.000 unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada akhir tahun 2025. “Saya optimis target 350.000 unit rumah subsidi akan tercapai di akhir tahun ini,” ujarnya.

Data terkini per 25 September 2025 menunjukkan bahwa realisasi penyaluran rumah subsidi dengan skema FLPP telah mencapai 182.657 unit. Total nilai pembiayaan yang sudah disalurkan sebesar Rp 22,67 triliun. Realisasi tersebut melibatkan 38 bank penyalur yang menggandeng 7.378 pengembang yang tersebar di 11.475 lokasi perumahan di seluruh Indonesia. Rumah subsidi ini menjangkau 33 provinsi dan 394 kabupaten/kota, menandakan cakupan program yang cukup luas.

Heru menyebutkan bahwa keberhasilan pencapaian lebih dari 50 persen dari target tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah, perbankan, dan para pengembang perumahan. “Saya yakin berkat dukungan semua pihak dan semangat para pengembang, target 350.000 unit dapat segera terealisasi,” tuturnya.

Kegiatan akad massal ini tidak hanya menjadi momentum simbolis bagi pelaksanaan program KPR Sejahtera FLPP, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk mempercepat pemerataan akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia. Dengan penyelenggaraan secara hybrid, BP Tapera juga berharap dapat menjangkau lebih banyak daerah sekaligus mengoptimalkan administrasi akad dan penyerahan rumah.

BP Tapera sendiri merupakan lembaga yang bertugas mengelola tabungan perumahan rakyat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kepemilikan rumah bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Melalui program FLPP, masyarakat dapat memperoleh bantuan subsidi bunga dan kemudahan akses pembiayaan perumahan subsidi.

Acara akad massal pada 29 September 2025 ini juga menjadi salah satu titik puncak dari berbagai program percepatan pembiayaan rumah subsidi yang terus digalakkan dalam beberapa tahun terakhir. Program ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan akses perumahan dan memberikan solusi hunian layak serta terjangkau bagi masyarakat luas.

Pelaksanaan serentak di 33 provinsi sekaligus menggambarkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan rumah warga termasuk yang tinggal di daerah-daerah terpencil dan kota-kota kecil. Dengan menghadirkan 25.000 unit rumah subsidi secara bersamaan, program ini menjadi langkah konkret untuk menekan angka backlog rumah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat MBR di seluruh penjuru tanah air.

Terkait