Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Jumat, 26 September 2025, dengan penutupan di level 8.099,33 atau menguat sebesar 0,73%. Penguatan ini sekaligus menandai tren positif pekan tersebut, di mana IHSG berhasil naik 2,04%, sebuah capaian yang mencerminkan sentimen pasar yang sangat optimistis.
Kenaikan IHSG dalam pekan ini didorong oleh tingginya aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia, mencatat net buy sebesar Rp583 miliar. Data tersebut menunjukkan bahwa para investor asing semakin percaya terhadap prospek pasar modal domestik. Volume transaksi yang besar juga memperkuat penguatan indeks, dengan rentang pergerakan IHSG dari level terendah 8.034 hingga penutupan tertinggi di 8.099.
Faktor Pendorong Kenaikan IHSG
Dua stimulus utama menjadi pendorong utama performa pasar saham Indonesia pekan ini. Pertama adalah kebijakan moneter domestik, di mana Bank Indonesia melakukan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Langkah pelonggaran moneter ini memberi ruang bagi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga investor menanggapi positif keputusan tersebut.
Kedua, sentimen positif datang dari eksternal, terutama dari Amerika Serikat. The Federal Reserve (The Fed) juga memangkas suku bunga acuannya, menciptakan lingkungan yang lebih akomodatif untuk likuiditas global. Kebijakan The Fed ini memberikan dorongan bagi pasar negara berkembang seperti Indonesia untuk menarik investor asing.
Sektor Komoditas dan Konglomerasi Menjadi Motor Penggerak
Penguatan utama IHSG didorong oleh kenaikan harga saham-saham di sektor komoditas serta emiten besar yang dimiliki oleh konglomerasi. Saham-saham unggulan seperti Adaro Energy (ADRO), Vale Indonesia (INCO), dan Sinarmas Land (SMRA) menjadi pendorong utama pergerakan indeks. Lonjakan harga komoditas dunia yang membaik turut memperkuat fundamental sektor ini, sehingga menarik minat investor.
Dari sisi analisis pasar, fundamental pasar modal Indonesia saat ini dinilai sangat kuat. Hal ini membuka potensi kenaikan lanjutan IHSG dalam waktu dekat, terutama jika sentimen global dan domestik tetap kondusif. Analis juga menggarisbawahi bahwa kebijakan bank sentral yang akomodatif menjadi faktor kunci yang meningkatkan kepercayaan pasar.
Aktivitas Investor dan Imbauan Waspada
Investor asing yang melakukan pembelian bersih dalam jumlah besar menjadi motor utama penguatan pasar. Aliran dana asing yang signifikan tidak hanya menstimulasi likuiditas, tetapi juga menggambarkan pandangan positif pelaku pasar luar negeri terhadap prospek investasi di Indonesia. Namun demikian, pelaku pasar domestik diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung jangka pendek. Setelah mencetak rekor tertinggi, kemungkinan profit taking oleh investor dapat terjadi sebagai bentuk pengamanan keuntungan.
Secara keseluruhan, performa IHSG pekan ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia semakin menarik bagi investor dalam negeri maupun asing. Kombinasi kebijakan moneter yang mendukung dan sentimen global yang terjaga menjadi faktor fundamental yang menumbuhkan optimisme. Memanfaatkan momentum positif ini, pelaku pasar diharapkan terus mencermati dinamika ekonomi dan kebijakan yang dapat mempengaruhi pergerakan saham di masa depan.
Src: https://www.suara.com/bisnis/2025/09/28/101606/ihsg-cetak-rekor-pekan-ini-investor-asing-banjiri-pasar-modal-indonesia?page=all
