Perusahaan Indonesia-Tiongkok Jajaki Peluang Pasar Ritel Eropa 2024

Author: Qoo Media

Perusahaan patungan Indonesia dan Tiongkok, ZKDigimax, mulai menapaki pasar ritel Eropa dengan menghadiri pameran ritel bergengsi NRF Europe 2025 yang digelar pada 16-18 September 2025 di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis. Kehadiran perdana ini menjadi tonggak penting dalam memperluas pengaruh perusahaan yang merupakan kolaborasi antara PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) asal Indonesia dan ZKTeco, perusahaan teknologi biometrik asal Tiongkok.

Pada ajang NRF Europe, ZKDigimax memamerkan ekosistem ritel terpadu yang menghadirkan kombinasi canggih antara kecerdasan buatan (AI), perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan. Solusi ini dirancang untuk membantu para pelaku retail menyederhanakan proses operasional, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan mendorong pertumbuhan bisnis secara signifikan. Dengan produk yang siap pakai, perusahaan hendak menegaskan posisi sebagai pemain utama dalam transformasi teknologi ritel global.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah AI Digital Human, sebuah avatar hiper-realistis yang dirancang untuk merevolusi interaksi antara pelanggan dan layanan ritel. Sistem ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan menarik. Selain itu, perangkat AI All-in-One LED juga diperkenalkan sebagai layar pintar yang mengintegrasikan resolusi tinggi, kamera AI, dan speaker. Perangkat ini mampu melakukan analisis audiens secara real-time dan menyajikan konten yang disesuaikan dengan preferensi pengunjung toko.

Menurut Suryandy Jahja, Komisaris Utama DMMX, teknologi tersebut diyakini mampu memberikan perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan pengelolaan toko dengan memanfaatkan data yang diolah secara cerdas, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan.

Selain teknologi berbasis AI, ZKDigimax mengeluarkan beberapa produk unggulan lain seperti NuTag Locate, sebuah solusi navigasi pintar yang mempermudah pelanggan menemukan produk dengan bantuan indikator lampu yang intuitif. Inovasi ini menjadi terobosan baru dalam memperbaiki pengalaman konsumen saat berbelanja di toko fisik.

Perusahaan juga menampilkan ScreenDirect Info+, layanan manajemen digital signage yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan konten secara efisien. Beberapa perangkat keras pendukung lain yang turut dipamerkan meliputi VizionGuard Meeting Signage, LED Transparent Box, Portable Signage, serta berbagai ukuran digital signage yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ritel modern.

Supardi Tan, CEO ZKDigimax, menyatakan antusiasmenya atas kesempatan debut di pameran yang bergengsi tersebut. Ia menekankan bahwa partisipasi ini membuka peluang besar bagi ZKDigimax untuk menunjukkan bagaimana solusi teknologi mereka dapat mempercepat pertumbuhan sektor ritel di wilayah Eropa. “Langkah ini menegaskan komitmen kami untuk memperkuat kehadiran di pasar Eropa sekaligus menjadi pionir dalam transformasi teknologi ritel global,” ujarnya.

Masuknya ZKDigimax ke pasar Eropa juga mencerminkan tren global di mana teknologi digital dan AI menjadi bagian penting dalam mengubah cara operasional toko dan interaksi dengan pelanggan. Dengan semakin kompetitifnya industri ritel, inovasi produk seperti yang ditawarkan ZKDigimax dinilai mampu memberikan nilai tambah melalui peningkatan efisiensi dan pengalaman berbelanja yang lebih menarik.

Ekspansi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara industri teknologi di Indonesia dan Tiongkok, sekaligus membuka peluang baru kerjasama dalam pengembangan solusi digital di pasar global yang lebih luas. Keikutsertaan dalam NRF Europe 2025 menandai langkah strategis yang berpotensi mengangkat posisi perusahaan gabungan ini di mata investor dan pelaku industri teknologi ritel internasional, sekaligus mendukung upaya Indonesia dalam memperluas jangkauan teknologi nasionallnya ke kancah global.

Source: mediaindonesia.com

Terbaru