Sesi I IHSG 13 Oktober Berhasil Rebound ke 8.259, Optimisme Pasar Meningkat

Pada penutupan sesi I perdagangan saham hari ini, Senin 13 Oktober 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengalami rebound dengan penguatan sebesar 1,53 poin atau 0,02% ke level 8.259,39. Pergerakan IHSG terbilang fluktuatif dalam rentang 8.133 hingga 8.288 dan sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan intraday.

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), total saham yang diperdagangkan selama sesi I mencapai 23,31 miliar lembar dengan nilai transaksi sekitar Rp 14,59 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1.740.245 kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, terdapat 258 saham yang mengalami penguatan, 417 saham mengalami koreksi, dan 127 saham menunjukkan pergerakan stagnan.

Pergerakan Sektor Saham

Penguatan IHSG hari ini diwarnai dengan dinamika pada beberapa sektor. Meskipun secara keseluruhan IHSG menguat, terdapat empat sektor yang mencatatkan pelemahan pada penutupan sesi I. Sektor barang konsumsi nonprimer memimpin koreksi dengan penurunan sebesar 1,48%. Disusul sektor keuangan yang turun 1,29%, sektor properti berkurang 1,01%, dan sektor infrastruktur terdepresiasi 0,64%.

Di sisi lain, sejumlah sektor berhasil menunjukkan penguatan yang signifikan. Sektor transportasi menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi, naik 3,13%. Selanjutnya, sektor energi mencatat kenaikan sebesar 1,85%, sektor barang konsumsi primer naik 1,36%, dan sektor teknologi serta barang baku masing-masing menguat 0,99% dan 0,57%.

Kondisi Pasar Saham Asia

Pergerakan positif IHSG hari ini terjadi di tengah tren negatif pasar saham Asia yang mayoritas mengalami tekanan jual. Indeks Hang Seng di Hong Kong jatuh cukup dalam sebesar 3,49%. Indeks Straits Times di Singapura juga melemah sebesar 1,07%, sementara Shanghai Composite Index turun 1,3%. Perlu dicatat, bursa saham Jepang, Nikkei, tidak beroperasi hari ini karena libur nasional.

Saham-Saham Top Gainers dan Losers

Dari daftar saham yang mengalami kenaikan signifikan, terdapat tiga saham unggulan yang masuk kategori top gainers. PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) memimpin dengan lonjakan harga saham sebesar 25% hingga penutupan di level Rp 420 per saham. Disusul oleh PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) dengan kenaikan harga 25% ke level Rp 270, serta PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) yang naik tajam sebesar 24,83% ke harga Rp 905 per lembar saham.

Sebaliknya, sejumlah saham unggulan mencatatkan penurunan tajam dan masuk dalam daftar top losers. PT Golden Flower Tbk (POLU) melemah hingga 14,99% ke harga Rp 25.375, PT Pakuan Tbk (UANG) turun 14,9% ke level Rp 3.540, sedangkan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melemah 14,87% ke harga Rp 166 per saham.

Aktivitas Perdagangan dan Implikasinya

Volume dan nilai transaksi yang cukup tinggi pada sesi pagi ini menggambarkan partisipasi aktif investor di pasar modal Indonesia. Penguatan IHSG setelah sempat terkoreksi memberikan sinyal adanya upaya konsolidasi dan aksi beli yang mulai menguat. Namun, tekanan dari sektor-sektor utama yang melemah memerlukan perhatian investor terutama dari sisi fundamental dan prospek masing-masing sektor.

Situasi pasar yang dipengaruhi oleh dinamika global, khususnya pelemahan bursa saham Asia pada sesi yang sama, menunjukkan bahwa IHSG belum sepenuhnya terlepas dari risiko eksternal. Investor perlu memonitor perkembangan ekonomi regional dan global untuk mengambil keputusan investasi yang bijak.

Dengan demikian, rebound IHSG pada sesi I perdagangan hari ini menjadi momentum positif sementara untuk pasar saham Indonesia. Namun, volatilitas yang masih tinggi mengindikasikan bahwa pergerakan pasar ke depan tetap memerlukan pemantauan seksama. Data-data kunci serta sentimen pasar perlu terus diperhatikan untuk merumuskan strategi investasi di tengah ketidakpastian global yang masih cukup tinggi.

Src: https://www.beritasatu.com/ekonomi/2930787/sesi-i-ihsg-hari-ini-13-oktober-berhasil-rebound-ke-8259?page=all

Berita Terkait

Back to top button