
Lava resmi menghadirkan Bold N2 5G dengan fokus utama pada daya tahan baterai dan layar besar. Ponsel ini membawa baterai 6.000mAh dan panel 6,75 inci, dua kombinasi yang menonjol di kelas harga INR 12.999.
Model ini juga hadir sebagai versi 5G dari Bold N2 yang sebelumnya lebih dulu meluncur dalam varian 4G di India pada Februari. Peningkatan paling jelas ada pada kapasitas baterai yang kini lebih besar serta penggunaan chipset Unisoc T8200.
Bagi pengguna yang mencari ponsel untuk pemakaian panjang, baterai 6.000mAh menjadi nilai jual utama perangkat ini. Lava juga menyertakan dukungan pengisian cepat 18W untuk menopang kapasitas baterai yang lebih besar tersebut.
Layar Bold N2 5G memakai panel LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Di bagian depan, desainnya masih menggunakan waterdrop notch yang menempatkan kamera swafoto 5MP.
Fokus pada baterai besar dan layar 120Hz
Kombinasi layar lebar dan refresh rate tinggi memberi perangkat ini daya tarik untuk penggunaan harian seperti media sosial, video, dan navigasi antarmuka. Kehadiran baterai 6.000mAh juga menjadi pembeda penting dibanding varian 4G yang sebelumnya hanya dibekali baterai 5.000mAh.
Di sektor performa, Lava Bold N2 5G ditenagai chipset Unisoc T8200 berarsitektur 6nm dengan CPU octa-core. Chip ini dipadukan dengan GPU Mali-G57 MC2 untuk menangani kebutuhan grafis dasar.
Lava menyediakan satu konfigurasi memori, yakni 4GB RAM LPDDR4x dan penyimpanan internal 64GB UFS 2.2. Bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar, ponsel ini juga mendukung ekspansi melalui slot kartu microSD.
Spesifikasi inti dan fitur harian
Pada bagian kamera belakang, Lava memasang sensor utama 13MP di dalam modul berbentuk persegi. Modul itu juga memuat satu lensa tambahan serta LED flash.
Sementara itu, kamera depan yang ditempatkan pada notch beresolusi 5MP. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa perangkat lebih diarahkan pada kebutuhan fotografi dasar ketimbang pendekatan kamera yang agresif.
Untuk keamanan, Bold N2 5G dilengkapi pemindai sidik jari di samping bodi. Fitur lain yang ikut hadir mencakup dukungan dual SIM dan sertifikasi IP64.
Sertifikasi IP64 memberi perlindungan dasar terhadap debu dan cipratan air. Di sisi perangkat lunak, ponsel ini langsung menjalankan Android 16 saat keluar dari kotak.
Dimensi fisiknya juga cukup jelas untuk menggambarkan karakter perangkat. Bobotnya mencapai 210 gram dengan ketebalan 8,75 mm, selaras dengan kapasitas baterai yang besar.
Pilihan konektivitas yang tersedia meliputi Bluetooth 5.0, Wi-Fi, GPS, 4G VoLTE, dan port USB Type-C. Meski diposisikan sebagai model 5G, detail konektivitas tambahan yang diumumkan tetap menekankan fitur-fitur dasar yang umum dipakai sehari-hari.
Harga dan ketersediaan
Lava memasarkan Bold N2 5G dengan banderol INR 12.999. Penjualan dimulai pada 9 Juni melalui Amazon India dan toko offline.
Untuk pilihan warna, perangkat ini tersedia dalam dua opsi, yakni Billionaire Blue dan Regal Gold. Dengan harga tersebut, Lava menempatkan Bold N2 5G sebagai ponsel yang mengandalkan kombinasi baterai besar, layar 120Hz, dan fitur dasar yang cukup lengkap.
Jika dilihat dari posisinya, Bold N2 5G tidak mencoba bersaing lewat kamera tinggi atau konfigurasi memori besar. Daya tarik utamanya justru ada pada kebutuhan yang paling sering dicari pengguna, yakni layar lega, baterai tahan lama, dan dukungan jaringan generasi baru.
Peralihan dari varian 4G ke versi 5G juga menunjukkan arah pembaruan yang cukup jelas. Lava tidak hanya mengganti chipset, tetapi juga meningkatkan kapasitas baterai untuk memperkuat karakter perangkat sebagai ponsel harian yang tahan dipakai lebih lama.
Dengan spesifikasi seperti panel LCD HD+ 120Hz, chipset Unisoc T8200, RAM 4GB, penyimpanan 64GB UFS 2.2, serta baterai 6.000mAh, Bold N2 5G tampil sebagai paket yang menitikberatkan fungsi praktis. Penjualan melalui Amazon India dan kanal offline memberi jalur distribusi yang luas bagi konsumen yang ingin mendapatkannya mulai 9 Juni.
Source: www.gsmarena.com








