PPRE Raih Kontrak Baru dari Anak Usaha Antam di Halmahera Timur
PT PP Presisi Tbk (PPRE) berhasil mengamankan kontrak baru dari PT Sumberdaya Arindo, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Proyek ini berlokasi di Tanjung Buli, Halmahera Timur, yang menandai perluasan bisnis PPRE di sektor pertambangan.
Kontrak baru tersebut meliputi berbagai pekerjaan penting seperti land clearing, cut and fill, serta pengangkatan material. PPRE juga akan melakukan trimming dan penataan area disposal sebagai bagian dari proyek ini. Selain itu, pekerjaan pavement dan pemeliharaan jalan operasional menjadi bagian utama dalam proyek tersebut.
Perusahaan juga dipercaya untuk mendirikan fasilitas pendukung keselamatan dan lingkungan sesuai standar operasional. Hal ini menegaskan komitmen PPRE dalam menjaga aspek keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan di lokasi proyek. Vice President Corporate Secretary PPRE, Mei Elsa Kembaren, menyatakan bahwa kontrak ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat portofolio layanan perusahaan.
"Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik yang memenuhi standar operasional dan keselamatan," ungkap Mei Elsa. Dia juga menegaskan bahwa PPRE terus memperkuat kapasitas operasional untuk mendukung industri pertambangan nasional secara efektif.
Proyek di Halmahera Timur ini sekaligus menunjukkan kapabilitas PPRE dalam mengelola proyek pertambangan secara efisien dan berkelanjutan. Fokus ekspansi perusahaan saat ini terutama tertuju pada kawasan timur Indonesia. Oleh karena itu, tambahan kontrak baru ini sangat penting bagi optimisme bisnis PPRE ke depannya.
Hingga semester I tahun 2025, nilai kontrak baru yang diperoleh PPRE mencapai sekitar Rp3,2 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 60 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni Rp2 triliun. Mayoritas kontrak baru tersebut berasal dari segmen jasa pertambangan dan konstruksi.
Berikut rincian kunci kontrak baru PPRE hingga paruh pertama 2025:
- Nilai kontrak total: Rp3,2 triliun
- Kenaikan nilai kontrak: 60% year-on-year
- Kontribusi segmen jasa pertambangan dan konstruksi: 89,58% dari total
- Lokasi proyek utama: Tanjung Buli, Halmahera Timur
Dengan pencapaian ini, PPRE mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam kinerja operasional tahun ini. Kontrak-kontrak dari sektor pertambangan maupun konstruksi membantu meningkatkan keberlanjutan bisnis perusahaan. Hal tersebut merupakan indikator positif bagi perkembangan industri pertambangan nasional khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.
PPRE terus memperkuat strategi bisnisnya untuk memperluas layanan di sektor pertambangan dan konstruksi. Komitmen terhadap standar keselamatan dan lingkungan menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan proyek-proyeknya. Kepercayaan dari anak usaha Antam ini juga menunjukkan pengakuan pasar terhadap kapabilitas dan profesionalitas PPRE.
Pengembangan proyek di Halmahera Timur diyakini memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah setempat. Selain membuka lapangan kerja, proyek tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan infrastruktur operasional pertambangan di kawasan tersebut. PPRE menempatkan keberlanjutan sebagai salah satu fokus utama dalam mengelola proyek untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Dengan raihan kontrak baru yang meningkat signifikan, PPRE optimistis menghadapi tahun 2025. Perusahaan akan terus memaksimalkan kapabilitas dan sumber daya agar dapat memberikan hasil terbaik di setiap proyek yang dikelolanya. Kontrak baru dari anak usaha Antam di Halmahera Timur menjadi bukti nyata ekspansi dan pertumbuhan positif PPRE di industri pertambangan Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.suara.com





