Kompany Tunda Keputusan Soal Kane, Bayern Menanti Kabar Terakhir Jelang Lawan Madrid

Vincent Kompany mengatakan keputusan soal kebugaran Harry Kane akan diambil mendekati laga leg pertama perempat final Liga Champions Bayern Munich kontra Real Madrid. Kane masih bermasalah pada pergelangan kaki, sehingga ia sempat absen saat Inggris kalah dari Jepang dan Bayern menang dramatis 3-2 atas Freiburg pada Sabtu.

Penyerang berusia 32 bulan itu tetap jadi andalan utama Bayern musim ini. Ia mencetak 48 gol dalam 40 penampilan di semua kompetisi, termasuk 29 gol dalam 34 laga Liga Champions sejak bergabung ke Bayern.

Kondisi Kane Jadi Perhatian Utama

Kompany menegaskan Bayern tidak akan mengambil risiko jika Kane belum benar-benar siap tampil. Ia menyebut tim akan menunggu informasi terakhir sebelum memutuskan apakah Kane masuk skuad saat bertandang ke Santiago Bernabeu pada Selasa.

“Harry bagian dari tim, jadi itu positif untuk kami. Kami harus menunggu sampai besok untuk mendapat informasi final, lalu kami akan mengambil keputusan,” kata Kompany kepada wartawan. Ia juga menambahkan bahwa latihan yang dijalani Kane pada hari itu penting untuk menjaga ritme bermainnya.

Dukungan dari Kimmich

Joshua Kimmich turut menyoroti pentingnya Kane bagi permainan Bayern. Ia menilai kontribusi sang striker tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga dari peran kepemimpinan di lapangan.

“Dia sangat penting untuk permainan kami, bukan hanya karena gol,” ujar Kimmich. “Dia seorang pemimpin yang selalu mengejar sukses maksimal untuk tim, dan itu adalah pola pikir yang sangat spesial untuk seorang pemain menyerang.”

Rekor dan Statistik Kane

  1. Kane menjadi satu-satunya pemain Inggris yang mencetak 10 gol atau lebih dalam dua musim Liga Champions beruntun.
  2. Ia sudah membukukan 11 gol pada satu musim dan 10 gol pada musim berikutnya di ajang yang sama.
  3. Sejak bergabung ke Bayern, tidak ada pemain lain yang mencetak gol lebih banyak darinya di Liga Champions.

Catatan itu memperlihatkan betapa besar pengaruh Kane terhadap Bayern, terutama saat menghadapi lawan dengan level setinggi Real Madrid.

Bayern Hadapi Ujian Berat di Bernabeu

Pertemuan Bayern dan Madrid sudah menjadi laga paling sering terjadi dalam sejarah kompetisi besar Eropa. Dari 28 pertemuan, 26 di antaranya terjadi di fase gugur, dan Bayern juga tidak menang dalam sembilan laga terakhir melawan Madrid.

Madrid sendiri datang dengan modal kuat setelah memenangkan seluruh empat laga knockout Liga Champions musim ini. Kompany mengakui laga tandang ke Bernabeu akan sangat sulit, tetapi ia menegaskan Bayern tetap percaya diri dan sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi tekanan Los Blancos.

“Ini mungkin laga tandang terberat yang bisa Anda mainkan, tetapi kami ingin menang,” ujar Kompany. Ia menekankan bahwa hasil pertandingan akan sangat ditentukan oleh detail kecil, kualitas individu, dan keputusan taktik di lapangan.

Exit mobile version