Athletic Bilbao sedang menghadapi ujian paling berat musim ini dengan tiga laga berat yang beruntun dalam waktu satu minggu. Tim asuhan Valverde akan bertemu Real Madrid, Atlético Madrid, dan Paris Saint-Germain dalam rentang waktu sangat singkat.
Pertandingan pertama akan berlangsung di San Mamés Stadium pada Kamis melawan Real Madrid, dilanjutkan melawan Atlético Madrid pada Minggu, dan kemudian menjamu Paris Saint-Germain Kamis pekan berikutnya. Jadwal padat ini disebut-sebut sebagai pekan paling intens di Eropa, melebihi ketatnya pertandingan di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Persiapan Tim dan Suasana Latihan
Pelatih Valverde mengatur sesi pemulihan pada Minggu dengan intensitas latihan disesuaikan untuk menghilangkan kelelahan pemain. Pemain yang bermain lebih lama mendapatkan latihan ringan, sementara seluruh skuad dijadwalkan berkumpul penuh pada Senin dan Selasa untuk persiapan menghadapi Real Madrid.
Kondisi Pemain dan Skuad
Mikel de Galarreta yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning sudah kembali tersedia, memberikan opsi penting di lini tengah tim. Namun, Sanchet masih harus absen akibat sanksi larangan bermain yang masuk ke pertandingan kedua setelah kartu merah di laga melawan Barcelona.
Masalah Cedera yang Masih Menghantui
Dalam aspek cedera, Nico Williams terus menunjukkan kemajuan positif dari proses rehabilitasi. Sementara itu, saudaranya, Iñaki Williams, masih dalam proses pemulihan yang lebih hati-hati setelah cedera otot sejak akhir Oktober dan belum kembali berlatih penuh bersama tim.
Robert Navarro mengalami cedera pergelangan kaki kanan yang membuatnya kesulitan bergerak. Tim fisioterapi klub bekerja keras mempercepat pemulihannya menjelang rangkaian pertandingan berat tersebut.
Jadwal Berat Athletic Bilbao dalam Satu Minggu
- Kamis: Athletic Bilbao vs Real Madrid (La Liga)
- Minggu: Athletic Bilbao vs Atlético Madrid (La Liga)
- Kamis berikutnya: Athletic Bilbao vs Paris Saint-Germain (Liga Champions)
Rangkaian pertandingan ini menjadi momen penting bagi Athletic Bilbao untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dengan skuad yang relatif terkendali meski minim problem pemain utama.
