Mantan Presiden Barcelona Bartomeu Serukan Laporta Usung Generasi Baru Tim Utama

Josep Bartomeu, mantan presiden Barcelona, menilai sudah saatnya klub menatap kepemimpinan baru. Ia menyatakan bahwa era generasi 2003 yang meliputi dirinya, Sandro Rosell, dan Joan Laporta telah usai.

Bartomeu menegaskan dalam wawancara dengan EFE bahwa klub perlu memberikan kesempatan bagi generasi muda dengan ide-ide segar. “Kadang-kadang perlu membersihkan rumah, membuka jendela, dan membiarkan generasi baru masuk dengan gagasan baru,” ujarnya.

Joan Laporta sendiri sedang berkontestasi untuk kursi presiden Barcelona mengalahkan Victor Font pada pemilihan bulan ini. Namun, Bartomeu mengkritik kebijakan Laporta, terutama terkait kegagalannya mempertahankan Lionel Messi.

Menurut Bartomeu, keputusan melepas Messi adalah hal yang paling menyakitkan bagi klub. “Sangat menyedihkan harus melepas pemain terbaik dalam sejarah, yang sebenarnya masih punya banyak potensi untuk bermain bersama generasi muda La Masia yang saat ini sukses,” katanya.

Pandangan Bartomeu menggarisbawahi perlunya perubahan mendasar di tubuh Barcelona demi mengembalikan kejayaan klub. Perubahan kepemimpinan dinilai sebagai langkah strategis agar klub bisa beradaptasi dengan dinamika sepak bola modern.

Dalam konteks persaingan pemilihan presiden, pernyataan Bartomeu ini bisa menjadi tekanan yang signifikan bagi Laporta. Generasi baru diharapkan mampu membawa ide inovatif dan visi progresif untuk masa depan Barcelona.

Seiring berlangsungnya proses pemilihan, pandangan mantan presiden itu menjadi sorotan penting bagi suporter dan pengamat. Mereka menantikan siapa yang akan memimpin Barcelona dan arah strategis yang diambil berikutnya.

Exit mobile version