Crystal Palace menghadapi periode sulit pada bulan Desember dengan hasil yang kurang memuaskan. Namun, gelandang Justin Devenny menolak anggapan bahwa performa buruk ini disebabkan oleh kelelahan akibat jadwal padat.
Devenny menyatakan bahwa mentalitas tim lebih menentukan daripada faktor fisik. Ia mengungkapkan, "Saya tidak berpikir penurunan performa ini disebabkan kelelahan. Jika kita percaya sudah kelelahan, maka itu bisa memengaruhi perasaan kita."
Penurunan Performa Crystal Palace
Setelah meraih posisi keempat di liga, Palace kini turun ke peringkat ke-14 dalam kurun waktu sebulan. Mereka mengalami empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Kondisi semakin sulit karena skuad yang terbilang tipis harus berjuang tanpa peran penting Ismaila Sarr yang absen untuk turnamen AFCON serta cedera pemain kunci lainnya.
Meskipun demikian, statistik performa tim menunjukkan penurunan yang tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan hasil akhir. Palace sebenarnya telah menunjukkan performa lebih baik dari hasil yang tercatat, contohnya pada laga melawan Manchester City, Tottenham, dan Fulham, di mana mereka berhak mendapatkan poin lebih.
Pandangan Mental dan Frustrasi Devenny
Devenny menegaskan bahwa kekecewaan lebih besar berasal dari peluang yang terbuang. Ia menjelaskan, "Frustrasi muncul karena kami tahu bisa tampil lebih baik. Kesempatan untuk mencetak gol ada, tapi kami kebobolan gol yang sebenarnya bisa dihindari."
Menurutnya, tidak ada keluhan tentang kelelahan maupun jadwal padat dari para pemain. Fokus Crystal Palace tetap pada memperbaiki faktor-faktor kecil yang mempengaruhi hasil pertandingan.
Perjalanan Karier dan Mentalitas Devenny
Justin Devenny, yang memulai debutnya di Premier League pada November tahun lalu, mengalami perkembangan pesat sejauh ini. Dalam kurun waktu sekitar setahun, ia telah memenangkan FA Cup dan mencetak gol di kompetisi Eropa. Perjalanan kariernya sebelumnya dimulai dari divisi rendah liga Skotlandia sebelum bergabung dengan Crystal Palace.
Mental yang kuat menjadi kunci keberhasilan Devenny. Ia menyatakan bahwa keyakinan diri dan kerja keras adalah faktor utama untuk bisa bersaing di level tertinggi. Dukungan dari ibunya yang juga mantan pelatihnya disebut berperan penting dalam membentuk mental juara.
Peran Fleksibel dan Fokus Mengasah Kualitas
Selama musim ini, Devenny memainkan berbagai posisi di lini tengah sesuai kebutuhan tim. Meskipun lebih banyak berperan sebagai gelandang bertahan pada masa awal kariernya, kini ia juga berupaya memberikan kontribusi berupa gol dan assist.
Setelah mencetak gol pertamanya di Premier League dalam pertandingan melawan Leeds, ia bertekad meningkatkan kualitas permainannya. Devenny menyadari pentingnya menjaga keseimbangan agar tidak terlalu keras pada diri sendiri saat kesempatan bermain terbatas.
Informasi Pertandingan Berikutnya
Crystal Palace akan menjamu Aston Villa yang tengah dalam performa bagus. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh Sky Sports pada Rabu malam, kick-off pukul 19.30 WIB. Devenny dan timnya berusaha memanfaatkan laga ini untuk kembali meraih hasil positif.
