Raheem Sterling resmi menjadi agen bebas setelah mengakhiri kontraknya dengan Chelsea secara bersama-sama pada hari Rabu. Keputusan ini mengakhiri masa sulit Sterling selama tiga setengah musim di Stamford Bridge.
Sterling sebelumnya menjalani latihan terpisah dari rekan setimnya setelah gagal mendapatkan kepindahan pada bursa transfer musim panas. Dalam pernyataan resmi Chelsea, klub mengucapkan terima kasih atas kontribusi Sterling selama menjadi pemain Chelsea dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya selanjutnya.
Pemain berusia 31 tahun ini datang ke Chelsea dengan status salah satu winger terbaik Inggris dari Manchester City dalam transaksi senilai £47 juta. Namun, performanya di Chelsea jauh dari harapan dan ia gagal mencapai performa puncak seperti saat di City.
Kepergian Enzo Maresca, yang pernah menganggap Sterling sebagai bagian dari “bomb squad” pemain tak diinginkan, juga tidak membalikkan nasibnya di klub. Sterling bahkan dipinjamkan selama satu musim ke Arsenal, di mana ia kesulitan mendapatkan posisi utama di bawah asuhan Mikel Arteta.
Pada musim ini, Sterling dilaporkan dipisahkan dari skuat utama Chelsea, dengan jadwal datang dan pulang berbeda serta menggunakan fasilitas terpisah. Pelatih Liam Rosenior yang menjabat sejak 6 Januari belum menurunkan Sterling dalam lima pertandingan yang ia tangani.
Selama di Chelsea, Sterling tampil dalam 81 pertandingan kompetitif sejak didatangkan di era pelatih Thomas Tuchel. Ia masih memiliki sisa kontrak selama 18 bulan dengan gaji dilaporkan mencapai £325.000 per minggu.
Sebelum kontraknya berakhir, Sterling sempat dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Juventus, Bayer Leverkusen, dan Fulham. Namun, pindah ke klub-klub tersebut tidak pernah terealisasi.
Kini sebagai agen bebas, Sterling dapat bergabung dengan klub manapun meskipun bursa transfer resmi telah ditutup pada hari Senin lalu. Hal ini membuka peluang bagi karier baru sang pemain di luar Chelsea tanpa batasan waktu.
