Napoli menghadapi kendala serius terkait jumlah pemain dalam skuadnya, kata pelatih Antonio Conte. Hal ini menjadi tantangan besar bagi tim yang ingin bersaing di berbagai kompetisi secara bersamaan.
Baru-baru ini, Napoli kalah 3-2 dari Chelsea di Liga Champions. Namun, mereka berhasil bangkit dengan mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A, berkat gol Antonio Vergara dan Miguel Gutierrez.
Sayangnya, dalam pertandingan melawan Fiorentina, Giovanni Di Lorenzo mengalami cedera lutut serius. Conte mengonfirmasi cedera tersebut kemungkinan besar mengenai ligamen cruciate, yang bisa berdampak lama.
Conte menyatakan ketidakpuasannya pada manajemen klub terkait kurangnya kedalaman skuad. Saat ini, mereka harus terus mengandalkan pemain yang sebenarnya perlu istirahat agar tidak terjadi cedera serius.
Mantan pelatih Chelsea ini mengatakan, “Kami harus bermain dari pertandingan ke pertandingan tanpa cukup pemain yang bisa diganti.” Ia juga menyoroti aturan pembatasan jumlah pemain dalam daftar pertandingan.
Conte menambahkan, Napoli kekurangan pemain muda yang bisa diandalkan karena beberapa dari mereka ingin dipinjamkan untuk mendapatkan menit bermain. Hal ini mempersempit opsi rotasi skuad.
Menurutnya, jika Napoli harus menjalani sekitar 60 pertandingan dalam setahun, maka mereka perlu skuad yang lebih besar. “Kalau tidak, itu seperti bunuh diri,” tegas Conte.
Masalah cedera juga dialami Romelu Lukaku yang baru pulih, sementara pemain bintang lain seperti Kevin De Bruyne masih absen. Hal ini semakin memperparah situasi keterbatasan skuad.
Di tengah kekurangan pemain, para pemain yang tersedia menunjukkan performa luar biasa sehingga Napoli tetap mampu bertahan di papan atas klasemen. Kemenangan atas Fiorentina membawa mereka ke posisi ketiga Serie A.
Napoli juga menyamai rekor tanpa kalah di kandang sepanjang 22 pertandingan di era tiga poin per kemenangan. Rekor ini sebelumnya tercapai pada masa kepelatihan Maurizio Sarri.
Jelas bahwa situasi kedalaman skuad menjadi perhatian utama Conte. Ia meminta agar klub segera menyusun strategi perekrutan yang lebih matang untuk menghadapi jadwal padat ke depan.
Tanpa solusi yang tepat, ancaman cedera dan kelelahan pemain akan terus mengganggu performa Napoli di semua ajang. Manajemen klub dituntut memperkuat kepingan skuad demi menjaga ambisi juara.
