Pisa resmi mengakhiri kerja sama dengan Alberto Gilardino sebagai pelatih kepala tim utama. Keputusan ini diumumkan klub pada Minggu pagi setelah pencapaian yang dianggap kurang memuaskan selama beberapa bulan terakhir.
Gilardino, pemenang Piala Dunia bersama Italia, mulai menangani Pisa sejak awal musim ini. Klub tetap berada di posisi kedua dari bawah klasemen Serie A dengan koleksi 14 poin, sama dengan Verona sebagai penghuni posisi terbawah.
Dalam pernyataan resmi, Pisa menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan secara hati-hati dan demi kepentingan tim. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Alberto dan staf pelatihnya atas dedikasi yang telah diberikan kepada klub, tim, dan para penggemar,” kata pernyataan itu.
Pisa mengalami kekalahan 1-3 saat menjamu Sassuolo dalam pertandingan lanjutan seri ke-23 Serie A. Kondisi tersebut memperparah posisi mereka di zona degradasi. Jarak poin mereka dengan Lecce, yang berada di posisi 17 klasemen, kini terpaut empat poin.
Berikut ini ringkasan situasi saat ini terkait perubahan pelatih Pisa:
1. Klub saat ini duduk di peringkat ke-19 dari 20 tim di Serie A.
2. Gilardino meninggalkan tugasnya empat poin di bawah zona aman.
3. Klub sedang mencari sosok pelatih baru untuk menghidupkan peluang bertahan di Serie A.
4. Gilardino mencatatkan beberapa kemenangan dan kekalahan sejak menangani Pisa musim ini.
Manajemen Pisa berupaya melakukan perubahan demi memperbaiki performa tim di putaran kedua kompetisi. Nasib pelatih baru akan sangat menentukan langkah Pisa menghindari degradasi dari Serie A. Klub juga berharap dukungan penuh dari suporter tetap mengalir demi perjuangan bersama.
