Pulisic Yakin Puasa Gol Akan Berakhir, Lebih Baik Sekarang Daripada Musim Panas

Christian Pulisic mengaku frustrasi dengan performanya bersama tim nasional Amerika Serikat, tetapi ia yakin puasa golnya akan segera berakhir sebelum Piala Dunia. Winger AC Milan itu gagal mencetak gol saat USA kalah 2-5 dari Belgia dalam laga uji coba, sehingga rangkaian tanpa golnya untuk timnas kini mencapai tujuh pertandingan.

Pulisic terakhir kali mencetak gol untuk Amerika Serikat saat menghadapi Selandia Baru pada November lalu. Ia juga melewati periode tanpa gelar bersama timnas setelah tidak masuk dalam skuad yang membawa USA ke final Piala Emas Concacaf musim lalu.

Performa klub ikut memberi tekanan

Meski tampil produktif bersama AC Milan, Pulisic juga sempat mengalami penurunan performa di level klub. Ia sudah mencetak 10 gol dan tiga assist dalam 27 laga di semua ajang, tetapi kini melewati 12 pertandingan tanpa gol untuk Rossoneri sejak menjebol gawang Verona pada laga terakhir musim lalu.

Dalam periode itu, Pulisic tetap aktif mencari ruang dan melepas 29 tembakan dengan total expected goals atau xG sebesar 3,4. Data tersebut menunjukkan ia masih mendapat peluang, tetapi belum mendapat penyelesaian akhir yang maksimal.

Keyakinan Pulisic tetap tinggi

Amerika Serikat akan menghadapi Portugal dalam laga uji coba lain di Atlanta pada Selasa, dan Pulisic menegaskan dirinya tidak panik. Ia menilai kondisi bermainnya masih baik meski hasil akhir belum berpihak kepadanya.

“Ini membuat frustrasi bagi saya; ini masa yang berat. Tapi saya merasa percaya diri dengan cara saya bermain,” kata Pulisic usai kekalahan dari Belgia.

“Saya merasa baik, dan saya menciptakan peluang. Jadi saya hanya perlu tetap positif dan terus melangkah,” ujarnya.

Pulisic juga menegaskan bahwa ia merasa tidak sedang berada dalam krisis panjang. Ia menilai sentuhan akhirnya hanya butuh satu momen untuk kembali normal.

Catatan laga Pulisic melawan Belgia

  1. Sentuhan di kotak penalti Belgia: 7
  2. Tembakan: 3
  3. Tembakan tepat sasaran: 0
  4. xG tembakan: 0,2
  5. Duel dimenangkan: 1 dari 5
  6. Umpan di sepertiga akhir: 14
  7. Peluang yang diciptakan: 1

Statistik itu menunjukkan Pulisic cukup sering berada di area berbahaya, tetapi ketajamannya belum muncul. Meski begitu, ia tetap optimistis dan menyebut perubahan besar bisa datang kapan saja, bahkan dengan sentuhan sederhana yang mengubah arah bola masuk ke gawang.

Pelatih USA Mauricio Pochettino juga tidak melihat situasi Pulisic sebagai masalah besar. Ia menilai kontribusi sang pemain tidak hanya diukur dari gol, tetapi juga dari keterlibatan, komitmen, dan dampaknya bagi tim saat bermain.

Exit mobile version