Vincent Kompany memberi pujian besar kepada Michael Olise setelah winger Bayern Munich itu tampil konsisten dan produktif di sepanjang musim ini. Pelatih asal Belgia itu bahkan menyamakan gaya bermain Olise dengan Kevin De Bruyne, sosok yang pernah menjadi rekan setimnya di Manchester City.
Kompany menilai Olise punya pola pikir yang membuatnya berbeda dari pemain lain. Ia menekankan bahwa pemain asal Prancis itu bekerja sangat detail, punya ambisi tinggi, dan tidak nyaman saat performanya belum mencapai standar terbaik.
Olise mencuri perhatian di Bayern
Olise menjadi salah satu pemain paling menonjol di Eropa musim ini. Dari data kompetisi yang tersedia, ia mencatat 39 kontribusi gol di semua ajang, hanya kalah dari Kylian Mbappe yang mengoleksi 43 dan Harry Kane dengan 53 di antara pemain yang tampil di lima liga top Eropa.
Di Bundesliga, Olise juga sudah mengemas 17 assist. Jumlah itu membuatnya hanya berjarak empat assist dari rekor satu musim Bundesliga, yang saat ini masih dipegang Thomas Muller dengan 21 assist.
Kompany melihat perkembangan itu sebagai hasil dari kerja keras yang konsisten. Ia menyebut Olise sebagai pemain yang selalu berusaha memperbaiki detail permainan, meski kadang frustrasi ketika hasil di lapangan belum sesuai harapan.
Simpulannya pada De Bruyne
Kompany tidak menutupi kesan bahwa Olise mengingatkannya pada De Bruyne. Ia menyoroti kemampuan Olise dalam menembak, menggiring bola, serta menggunakan kedua kaki dengan sama baiknya.
“Selama ini saya selalu membandingkannya dengan Kevin de Bruyne, saya selalu merasa melihat itu dalam dirinya,” kata Kompany. Ia menambahkan bahwa kualitas Olise masih bisa berkembang dan pada saat yang sama dapat membuat Bayern lebih kuat di masa depan.
Perbandingan itu punya bobot tersendiri karena Kompany mengenal langsung level tertinggi permainan De Bruyne saat bersama di Manchester City. Bagi Bayern, pujian seperti ini juga menunjukkan betapa cepatnya Olise beradaptasi dan menjadi bagian penting dalam struktur serangan tim.
Kane absen, Freiburg menanti Bayern
Di laga melawan Freiburg, Bayern harus tampil tanpa Harry Kane. Kompany menjelaskan sang striker merasakan masalah pada pergelangan kaki saat membela tim nasional dan belum bisa dimainkan pada laga tersebut.
Meski begitu, Kompany masih berharap Kane bisa pulih untuk tampil di partai berikutnya melawan Real Madrid. Ia menilai kondisi itu memang belum ideal, tetapi tim tetap punya target jelas dalam jadwal padat yang mereka hadapi.
- Bayern kehilangan Kane untuk laga melawan Freiburg.
- Kompany tetap optimistis soal peluang Kane tampil pekan depan.
- Olise diproyeksikan kembali jadi tumpuan utama serangan Bayern.
Performa Olise dan kekuatan Bayern
Olise juga baru saja mencatat 28 keterlibatan gol langsung di Bundesliga musim ini, terdiri dari 11 gol dan 17 assist. Jumlah itu sudah melampaui total kontribusinya pada musim sebelumnya, yang berhenti di angka 27.
Saat Bayern menang 6-2 atas Freiburg pada pertemuan sebelumnya, Olise tampil sangat dominan dengan dua gol dan tiga assist. Itu menjadi satu-satunya laga dari 59 penampilannya di Bundesliga saat ia terlibat dalam lima gol langsung di satu pertandingan.
Bayern sendiri datang dengan catatan kuat. Mereka hanya kalah sekali dalam 20 laga kompetitif terakhir melawan Freiburg, sementara produktivitas gol mereka juga sangat tinggi dengan 97 gol sejauh musim ini.
Dengan catatan tersebut, Kompany tetap percaya Bayern bisa menjaga laju positif mereka. Olise pun dipandang sebagai salah satu pemain yang bisa terus mengangkat kualitas tim di fase akhir musim, terutama saat perhatian mulai tertuju pada pertandingan besar berikutnya.
