Luciano Spalletti menolak anggapan bahwa kelelahan menjadi penyebab Juventus turun level pada babak kedua saat menang 2-0 atas Genoa di Allianz Stadium. Ia menilai kondisi fisik bukan alasan, karena timnya mendapat waktu istirahat cukup sebelum laga tersebut.
Juventus sempat tampil meyakinkan lewat dua gol cepat dan hampir kehilangan kendali setelah jeda. Situasi itu memunculkan kritik, namun Spalletti menegaskan bahwa masalah utama bukan stamina, melainkan inkonsistensi performa timnya.
Juve unggul cepat, lalu kehilangan intensitas
Bremer membuka skor lewat sundulan pada menit keempat, lalu Weston McKennie menggandakan keunggulan 13 menit kemudian. Juventus juga menciptakan beberapa peluang lain, termasuk dua kesempatan emas McKennie dan tembakan jarak jauh Jonathan David yang membentur tiang.
Setelah turun minum, Juventus tidak lagi tampil seagresif babak pertama. Genoa hampir memanfaatkan kelengahan itu saat Bremer melakukan pelanggaran terhadap Aaron Martin di kotak penalti, meski keputusan itu baru dipastikan setelah tinjauan VAR.
Spalletti bantah faktor fisik
Michele Di Gregorio yang masuk dari bangku cadangan tampil penting dengan menggagalkan penalti Martin. Ia juga kembali menghalau bola pantulan dari pemain asal Spanyol itu beberapa saat kemudian, sehingga Juventus tetap menjaga keunggulan dua gol.
Spalletti lalu menepis pembicaraan soal kelelahan pemain. “It was not tiredness, we didn’t train yesterday or the day before,” kata Spalletti kepada Sky, seperti dikutip Football Italia.
Ia menambahkan bahwa para pemain justru mendapat waktu pemulihan yang cukup. “I left them alone because they needed to recover. They had two days off, a training session and a half, and then they took a break, so that’s not the case,” ujarnya.
Poin penting dari laga Juventus vs Genoa
- Juventus menang 2-0 atas Genoa di Allianz Stadium.
- Bremer mencetak gol pembuka pada menit keempat.
- Weston McKennie menambah gol kedua pada menit ke-17.
- Genoa mendapat peluang penalti setelah VAR meninjau pelanggaran Bremer.
- Michele Di Gregorio menggagalkan penalti Aaron Martin.
Walau Spalletti tidak puas dengan performa babak kedua, hasil ini tetap penting bagi Juventus dalam persaingan zona Liga Champions. Si Nyonya Tua kini hanya berjarak satu poin dari posisi empat besar dan unggul tiga poin atas Roma yang berada di posisi keenam.
Kemenangan itu juga membuat Spalletti mencatat 300 kemenangan di Serie A, sebuah pencapaian yang hanya lebih dulu diraih Giovanni Trapattoni, Massimiliano Allegri, dan Nereo Rocco. Juventus berikutnya akan menghadapi Atalanta pada Sabtu, sebelum menjalani laga-laga berat melawan Bologna dan AC Milan dalam rangkaian pertandingan setelahnya.
