Pencairan bansos Kemensos pada Juni masih menjadi perhatian banyak keluarga penerima manfaat karena mencakup lanjutan penyaluran PKH dan BPNT. Masyarakat bisa mengecek status penerima secara daring dengan memanfaatkan NIK pada KTP melalui kanal resmi yang disediakan Kementerian Sosial.
Informasi ini penting karena pengecekan mandiri membantu warga memastikan status bantuan tanpa bergantung pada tautan tidak jelas. Kemudahan akses juga membuat penerima bisa memantau jenis bantuan yang tercatat serta proses penyalurannya selama periode berjalan.
Bansos yang disalurkan menyasar masyarakat yang terdata dalam desil 1-4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Pemerintah menyalurkan bantuan ini untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pada Juni, penyaluran PKH dan BPNT masih berlangsung dalam tahap kedua. Skema penyalurannya dilakukan per tiga bulan, sehingga bulan Juni menjadi bagian akhir periode April, Mei, dan Juni.
Cara cek bansos lewat situs resmi
Pengecekan dapat dilakukan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id. Warga perlu menyiapkan NIK yang tertera pada KTP sebelum memulai pencarian data.
Setelah masuk ke laman resmi, masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia. Berikutnya, ketik kode captcha yang muncul di layar dan klik tombol “Cari Data”.
Jika kode captcha sulit dibaca, pengguna bisa menekan ikon refresh untuk mendapatkan kode baru. Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian terkait status penerima bantuan.
Dalam layanan ini, masyarakat dapat memantau status penerimaan dan jenis bantuan yang tercatat. Kanal resmi ini menjadi rujukan penting agar warga tidak mudah terjebak informasi palsu.
Cek bansos lewat aplikasi resmi
Selain lewat situs, Kemensos juga menyediakan Aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store untuk Android dan App Store untuk iOS.
Pengguna perlu memastikan aplikasi yang dipakai adalah versi resmi yang diterbitkan Kementerian Sosial RI. Setelah aplikasi terpasang, pengguna bisa masuk menggunakan akun yang sudah terverifikasi atau membuat akun baru.
Pendaftaran akun memerlukan data diri sesuai KTP, email aktif, dan nomor HP. Pengguna juga diminta membuat username dan password, lalu mengunggah foto KTP serta swafoto bersama KTP.
Setelah akun berhasil dibuat dan login, pilih menu “Cek Bansos” pada halaman utama aplikasi. Masukkan NIK KTP, lalu tekan “Cari Data” untuk memulai pencarian pada basis data yang digunakan sistem.
Daftar bansos yang dicairkan pada Juni
Program yang disebut cair pada Juni meliputi Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT. Selain itu, ada pula bantuan beras pangan dan PBI-JKN.
BPNT diberikan sebesar Rp 200.000 per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat. Dengan pola penyaluran tiga bulan sekaligus dalam satu tahap, total yang bisa diterima mencapai Rp 600.000 per tahap.
Sementara itu, nominal PKH berbeda menurut kategori penerima. Rentangnya mulai dari Rp 225.000 hingga Rp 2.700.000 per tahap.
Untuk ibu hamil atau nifas, bantuan PKH sebesar Rp 750.000 per tahap. Anak usia 0-6 tahun juga menerima Rp 750.000 per tahap.
Anak jenjang SD mendapatkan Rp 225.000 per tahap. Anak SMP menerima Rp 375.000 per tahap, sedangkan anak SMA memperoleh Rp 500.000 per tahap.
Lansia mendapatkan bantuan Rp 600.000 per tahap. Penyandang disabilitas berat juga menerima Rp 600.000 per tahap.
Dalam rincian yang disebutkan, kategori korban pelanggaran HAM berat menerima Rp 2.700.000 per tahap. Besaran ini menjadi nominal tertinggi dalam daftar bantuan PKH yang dipaparkan.
Jadwal penyaluran yang perlu dipahami
Penyaluran bansos Kemensos diatur dalam empat tahap sepanjang tahun. Setiap tahap mencakup periode tiga bulanan agar distribusi bantuan berjalan teratur.
Tahap pertama berlangsung pada Januari, Februari, dan Maret. Tahap kedua mencakup April, Mei, dan Juni, sehingga Juni menjadi bulan penutup untuk periode ini.
Setelah itu, tahap ketiga dijadwalkan pada Juli, Agustus, dan September. Tahap keempat berlangsung pada Oktober, November, dan Desember.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa bansos tidak cair serentak pada satu tanggal yang sama. Penyaluran dilakukan bertahap selama periode penyaluran masih berjalan, sehingga pengecekan berkala lewat situs atau aplikasi resmi menjadi langkah yang paling aman untuk memantau status bantuan.







