Apple dikabarkan sedang menyiapkan peluncuran MacBook versi murah dengan prosesor yang sama seperti yang digunakan pada iPhone. Produk ini dijadwalkan rilis pada musim panas, sekitar bulan Maret hingga Mei. Bocoran terbaru menunjukkan perubahan pada ukuran layar yang lebih kecil dibanding informasi awal.
Layar MacBook murah ini dilaporkan berukuran 12,9 inci, lebih kompak daripada MacBook Air 13,6 inci yang sebelumnya dikabarkan. Ukuran tersebut mengingatkan pada MacBook 12 inci yang terakhir kali diperkenalkan Apple pada tahun 2015. Model lama memiliki bobot ringan namun performa terbatas, sementara yang baru ini menjanjikan peningkatan kemampuan signifikan.
MacBook yang diperkirakan menggunakan chip A18 Pro ini tidak termasuk dalam seri chip M buatan Apple, tapi performanya sudah teruji. Berdasarkan hasil benchmark, single-core A18 Pro unggul jauh dibanding prosesor Intel di MacBook 12 inci lama. Sementara dalam pengujian multi-core, kinerjanya mendekati chip M1.
Fokus utama penggunaan A18 Pro adalah efisiensi daya yang tinggi karena chipset ini dirancang untuk smartphone. Chip tersebut digunakan pada iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max, yang terkenal hemat energi. Penggunaan SoC semacam ini dapat memberikan daya tahan baterai luar biasa pada perangkat MacBook.
Dengan efisiensi tersebut, MacBook murah kemungkinan besar menawarkan waktu pakai baterai lebih lama dibanding laptop lain di kelasnya. Hal ini menjadi nilai jual penting di tengah kenaikan harga komponen seperti RAM di pasar global. Namun, belum jelas apakah harga jual MacBook murah ini akan benar-benar terjangkau oleh konsumen.
Berikut adalah beberapa fakta utama yang perlu diketahui tentang MacBook murah dengan prosesor iPhone ini:
1. Ukuran layar kemungkinan: 12,9 inci, ringkas dan portabel.
2. Prosesor: Apple A18 Pro, seri chipset smartphone high-end.
3. Performa single-core: Lebih cepat dari prosesor Intel MacBook 12 inci lawas.
4. Performa multi-core: Hampir setara dengan chip Apple M1.
5. Fokus utama: Efisiensi daya tinggi dan daya tahan baterai optimal.
6. Perkiraan rilis: Musim panas, antara Maret hingga Mei.
MacBook murah yang memakai chip iPhone ini menjadi langkah baru Apple dalam memperluas jajaran perangkatnya. Perangkat ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan efisiensi daya. Tren penggunaan chipset mobile di laptop juga menunjukkan kecenderungan baru dalam industri teknologi untuk menggabungkan performa dengan konsumsi daya rendah.
Pemakaian chip A18 Pro pada MacBook juga menunjukkan fleksibilitas teknologi Apple dalam mengadaptasi arsitektur prosesor yang sebelumnya hanya untuk iPhone. Ini sekaligus menggarisbawahi potensi perangkat laptop dengan harga lebih kompetitif sekaligus menawarkan daya tahan baterai unggul. Namun, publik masih menunggu konfirmasi resmi terkait harga dan spesifikasi akhir produk ini.
