Laporan terbaru dari IDC mengenai pengiriman smartphone memberikan gambaran jelas tentang rivalitas di pasar global dan Tiongkok. Migrasi konsumen ke perangkat premium mendorong perubahan dinamika pasar meski pertumbuhan tetap moderat. Pengiriman smartphone global dan domestik memperlihatkan kecenderungan stagnan dengan penekanan pada merek-merek teratas.
Dominasi Huawei di Pasar Domestik Tiongkok
Laju pasar smartphone di Tiongkok pada akhir tahun lalu tetap stabil, dengan total pengiriman mencapai sekitar 75,78 juta unit untuk kuartal terakhir. Jika dilihat secara tahunan, total smartphone yang didistribusikan mencapai 285 juta unit, turun tipis 0,6 persen dibanding periode sebelumnya. Perubahan tren teknologi seperti perangkat lipat mulai terlihat, namun tidak cukup signifikan untuk mengangkat volume pengiriman secara keseluruhan.
Huawei mencatatkan posisi terdepan sebagai brand dengan pengiriman terbanyak di Tiongkok. Bersama Apple dan Vivo, ketiganya menguasai papan atas distribusi dengan total 139 juta unit. Namun dalam hal pertumbuhan tahunan, hanya Apple yang membukukan kenaikan 4 persen dengan pengiriman sebanyak 46,2 juta unit. Sementara Huawei mengalami penurunan 1,9 persen dan Vivo turun 6,6 persen year-on-year. Data ini mengindikasikan meskipun Huawei unggul dari sisi volume, pertumbuhan di segmen ini mulai stagnan.
Dua brand lain, Xiaomi dan Oppo, melengkapi lima besar setelah berhasil menambah market share. Xiaomi tumbuh 4,3 persen dan Oppo naik 2,1 persen dibanding tahun lalu. Capaiannya menjadi sinyal bahwa persaingan tetap terbuka, terutama dengan perubahan selera konsumen yang kini cenderung memilih smartphone kelas atas.
Tabel Daftar Brand Smartphone Paling Dominan di Tiongkok
| Peringkat | Brand | Total Pengiriman | Pertumbuhan Tahunan |
|---|---|---|---|
| 1 | Huawei | Tertinggi | -1,9% |
| 2 | Apple | 46,2 juta unit | +4% |
| 3 | Vivo | – | -6,6% |
| 4 | Xiaomi | – | +4,3% |
| 5 | Oppo | – | +2,1% |
Pertumbuhan Pasar Global: Apple Masih Perkasa
Secara global, tren pengiriman smartphone menunjukkan peningkatan meski tidak ekstrem. Pada kuartal terakhir, tercatat pengiriman 336,3 juta unit atau naik 2,3 persen dari tahun sebelumnya. Sementara secara tahunan, total pengiriman global mencapai 1,26 miliar unit atau naik tipis 1,9 persen.
Pertumbuhan global dipimpin oleh perangkat flagship. Apple mencatat kenaikan 6,3 persen dan Samsung naik 7,9 persen. Dengan hasil ini, Apple mempertahankan status sebagai pemimpin pasar global selama tiga tahun berturut-turut. Samsung juga menembus rekor pertumbuhan terbaiknya sejak lebih dari satu dekade lalu, terutama berkat inovasi pada perangkat lipat serta lini seri Galaxy A yang terjangkau. Kini, gabungan pangsa pasar Apple dan Samsung di level global mencapai 39 persen, meningkat dari 37 persen di tahun sebelumnya.
Daftar Merek Smartphone dengan Pertumbuhan Cepat di Dunia:
- Apple – Pertumbuhan 6,3%
- Samsung – Pertumbuhan 7,9%
Kedua raksasa ini menguasai hampir dua perlima pangsa pasar smartphone di seluruh dunia.
Sementara itu, tantangan dialami oleh merek-merek Tiongkok di pasar internasional. Xiaomi, Vivo, dan Oppo tetap menduduki posisi penting, tapi tren year-on-year mereka justru sedikit menurun. Pengiriman Xiaomi untuk kuartal terakhir tercatat turun dua digit seiring pergeseran strategi ke segmen premium serta persaingan domestik yang semakin ketat, namun tetap bertahan sebagai vendor ketiga terbesar di dunia.
Analisis Tren Konsumen dan Inovasi Perangkat
Pergantian tren pasar ke perangkat premium dan foldable mencerminkan perubahan perilaku konsumen. Minat terhadap gadget kelas atas memperkuat posisi brand besar seperti Apple dan Samsung di pasar global. Di lain sisi, merek-merek Tiongkok dominan di negeri sendiri, namun menghadapi persaingan ketat saat memasuki pasar internasional dengan perubahan strategi yang menyesuaikan permintaan perangkat premium.
Pilihan konsumen kini tidak lagi hanya pada harga, tetapi pada inovasi, fitur, dan nilai tambah setiap produk. Brand dengan lini produk flagship dan mid-range yang kuat mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pangsa pasar, meski volume pasar cenderung stagnan. Dengan perkembangan ini, peta persaingan global semakin kompetitif, memberi sinyal bahwa strategi inovasi menjadi faktor penentu dalam merebut hati konsumen di era persaingan smartphone yang kian dinamis.
