Alasan Realme Fokus Anak Muda Indonesia & Target Ambisius pada 2026

Realme kembali menegaskan fokusnya terhadap pasar anak muda di Indonesia hingga tahun 2026. Perusahaan teknologi ini secara konsisten memilih Gen Z sebagai target utamanya, dengan meluncurkan berbagai produk yang mengedepankan teknologi terbaru namun tetap terjangkau.

Menurut Krisva Agnieszva, Public Relations Lead Realme Indonesia, strategi tersebut dipertahankan karena Realme melihat potensi besar yang dimiliki generasi muda. Dalam wawancara dengan media, Krisva menuturkan bahwa perusahaan ingin memberikan akses luas pada teknologi, tidak hanya lewat smartphone, tetapi juga produk lain seperti laptop, TWS, hingga perangkat IoT.

Alasan Realme Memilih Anak Muda sebagai Target Pasar

Realme memandang Gen Z sebagai kelompok konsumen yang haus akan inovasi dan sangat terbuka terhadap perkembangan teknologi. Segmen usia muda cenderung lebih aktif mencoba fitur baru, serta cepat beradaptasi dengan tren digital terkini di Indonesia.

Namun, Krisva juga menyoroti bahwa pendapatan anak muda, terutama Gen Z, belum terlalu besar. Oleh sebab itu, strategi Realme adalah menghadirkan teknologi dengan harga yang ramah di kantong tanpa mengorbankan kualitas. Produk-produk Realme dirancang agar tetap kompetitif di harga entry-level hingga flagship, sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan konsumen muda.

Komitmen Meluas ke Berbagai Kategori Produk

Realme tidak hanya berfokus pada smartphone. Seluruh lini produk mulai dari entry-level, kelas menengah, hingga produk flagship diperkuat untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital generasi muda. Pengembangan produk juga terus berjalan pada ekosistem perangkat penunjang seperti wearable, TWS, serta perangkat berbasis Internet of Things (IoT).

Krisva juga mengonfirmasi bahwa penguatan fitur kamera akan menjadi salah satu andalan Realme di tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendukung aktivitas sosial Gen Z yang lekat dengan tren fotografi dan media sosial.

Poin-Poin Strategi Realme untuk Anak Muda Indonesia

  1. Meluncurkan lini produk yang inovatif dan terjangkau.
  2. Memberikan akses luas pada teknologi terbaru untuk berbagai segmen.
  3. Memperkuat fitur kamera sebagai kebutuhan utama anak muda.
  4. Mengembangkan ekosistem perangkat digital penunjang gaya hidup.
  5. Menghadirkan produk dengan desain stylish yang sesuai karakter Gen Z.

Rangkaian Produk dan Rencana 2026

Realme berkomitmen membawa produk-produk unggulan ke Tanah Air. Pada tahun 2026, peluncuran Realme 16 Pro dan Realme 16 Pro+ menjadi pembuktian langkah tersebut. Kedua ponsel ini menawarkan layar AMOLED resolusi tinggi, RAM hingga 12GB, dan baterai besar 7.000 mAh.

Khusus kamera, Realme 16 Pro series dibekali kamera utama 200 MP dan kamera selfie 50 MP yang cocok untuk kebutuhan konten anak muda. Teknologi LumaColor image processing disematkan untuk menghasilkan warna kulit lebih alami pada hasil foto.

Sementara di sisi software, Realme UI 7 berbasis Android 16 memberikan pengalaman pengguna yang segar dan aman, dengan jaminan update sistem operasi hingga tiga generasi. Fitur-fitur tambahan seperti sensor sidik jari dalam layar, konektivitas 5G, hingga rating tahan air IP66/IP68/IP69 turut dihadirkan untuk memenuhi standar anak muda saat ini.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Realme 16 Pro telah hadir di India dengan harga mulai dari Rp 5,9 jutaan. Sementara itu, Realme 16 Pro+ dibanderol mulai Rp 7,8 jutaan. Kedua model sudah masuk dalam daftar TKDN di Indonesia, yang menandakan kesiapan perusahaan untuk segera memperkenalkan produk ini ke pasar nasional.

Pilihan warna yang stylish juga menjadi daya tarik utama, seperti Pebble Grey, Orchid Purple, dan Master Gold untuk Realme 16 Pro. Realme 16 Pro+ ditawarkan dalam varian warna Pebble Grey, Camellia Pink, dan Master Gold.

Realme menegaskan komitmennya untuk terus menjadi brand pilihan utama anak muda Indonesia. Perusahaan optimis bahwa dengan strategi inovasi produk, harga kompetitif, dan desain yang relevan, target pertumbuhan pasar di 2026 akan tercapai dan memperkuat posisi Realme di industri teknologi tanah air.

Exit mobile version