Realme secara resmi akan menghadirkan P4 Power 5G untuk pertama kalinya di India pada akhir Januari. Smartphone ini langsung menarik perhatian karena diklaim sebagai ponsel pertama di India yang menggunakan baterai berkapasitas sangat besar, yakni 10.001mAh.
Selain kapasitas baterai yang belum pernah ada sebelumnya di segmen smartphone, Realme juga mengedepankan keunggulan desain. Perusahaan menegaskan bahwa perangkat ini menjadi smartphone tertipis dan teringan di dunia yang membawa baterai 10.000mAh.
Spesifikasi Utama yang Diunggulkan
Dari situs Flipkart, konsumen sudah bisa melihat beberapa spesifikasi utama. Realme P4 Power 5G dilengkapi baterai 10.001mAh yang didukung pengisian cepat 80W, serta fitur bypass charging, Boost Charging Mode hingga reverse charging 27W. Fitur Boost Charging Mode diklaim mampu meningkatkan kecepatan pengisian hingga 25 persen dari standar biasa.
Perlindungan baterai juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan pernyataan resmi, Realme memberikan jaminan kesehatan baterai minimal 80 persen selama empat tahun penggunaan. Untuk unit penjualan perdana, konsumen juga mendapatkan penawaran penggantian baterai gratis bila kesehatan baterai turun di bawah 80 persen dalam periode tersebut.
Teknologi Baterai dan Uji Ketahanan
Teknologi baterai yang digunakan telah mengadopsi silicon-carbon anode dengan proses pelapisan ganda, serta C-Pack protection board demi menjamin keamanan. Dalam hal siklus pengisian, Realme menyatakan daya tahan baterai mencapai 1.650 siklus, melebihi rata-rata pasar yang berada di angka 1.200 siklus. Tak hanya itu, sistem baterai sudah mengantongi sertifikasi 5-bintang dari TÜV Rheinland dan telah lolos uji ketahanan benturan level militer.
Berikut beberapa data daya tahan baterai berdasarkan pengujian internal Realme pada perangkat ini:
- Musik: 185,7 jam nonstop
- Standby: 932,6 jam
- YouTube: 32,5 jam pemutaran
- Navigasi: 21,3 jam
- Telepon: 72,3 jam
- Permainan BGMI 90FPS: 11,6 jam
Performa Dual Chipset dan AI
Untuk performa, Realme P4 Power 5G mengandalkan chip MediaTek Dimensity 7400 Ultra berbasis proses 4nm, didukung HyperVision+ AI chip. Kombinasi dual chipset ini memberikan peningkatan efisiensi daya hingga 25 persen dibanding generasi sebelumnya. Chip AI khusus membantu menghasilkan visual lebih tajam dan smooth, dengan klaim hingga resolusi 300 persen lebih tajam dan frame rate 400 persen lebih mulus melalui pemrosesan berbasis AI.
Khusus bagi gamer, perangkat ini mendukung BGMI pada pengaturan 90FPS, sekaligus mengurangi konsumsi daya serta panas ketika fitur AI diaktifkan. Sistem operasi yang diusung adalah Realme UI 7 berbasis Android 16, dengan jaminan tiga kali pembaruan OS dan pembaruan keamanan selama empat tahun demi memastikan perlindungan data pengguna.
Layar dan Desain Visual
Pada sektor layar, Realme memasang panel HyperGlow 144Hz yang diklaim menawarkan tingkat kecerahan puncak hingga 6500 nits. Layar ini mampu menampilkan 1,07 miliar warna, sudah tersertifikasi HDR10+ dan Netflix HDR, serta menggunakan desain 4D Curve+ untuk pengalaman visual yang lebih imersif. Realme juga menyebut peningkatan smoothness layar hingga 20 persen.
Pada bagian bodi belakang, Realme menerapkan konsep TransView Design yang semi-transparan. Perangkat hadir dengan tiga pilihan warna utama, yakni Silver, Orange, dan Blue, sehingga memberikan sentuhan futuristik sekaligus elegan.
Kamera dan Fitur Tambahan
Di sektor kamera, perangkat ini dibekali sensor utama Sony 50MP yang telah dilengkapi OIS untuk hasil foto yang stabil. Berat perangkat tercatat hanya 219 gram, menjadikannya lebih tipis dan ringan daripada power bank konvensional dengan kapasitas setara.
Realme turut menegaskan keunggulan P4 Power 5G sebagai solusi mobilitas. Dukungan reverse charging membuat ponsel ini dapat dijadikan powerbank darurat, serta keamanan penggunaan jangka panjang terjaga dengan standar sertifikasi internasional.
Informasi lebih detail mengenai harga dan paket penjualan pada peluncuran perdana bisa dipantau langsung melalui laman resmi Realme maupun mitra penjualan daring di India. Inovasi kapasitas baterai jumbo dan performa AI pada smartphone ini berpotensi mengubah standar daya tahan smartphone di masa depan.







