Kolaborasi antara OpenAI dan desainer legendaris Apple, Jony Ive, kini semakin nyata. Proyek perangkat fisik berbasis kecerdasan buatan hasil kerja sama ini diperkirakan akan memasuki tahap peluncuran produk pada 2026.
Menurut Chris Lehane, Chief Global Affairs Officer OpenAI, proyek ini menjadi prioritas tinggi perusahaan. Ia mengonfirmasi bahwa peluncuran perangkat AI fisik pertama OpenAI ditargetkan pada paruh kedua 2026. OpenAI pun telah menggandeng Foxconn sebagai mitra manufaktur utama untuk memproduksi perangkat tersebut di fasilitasnya di Vietnam.
Perangkat SweetPea: Earbuds AI Futuristik
Bocoran terbaru mengungkapkan bahwa perangkat tersebut akan hadir dalam bentuk earbuds open-style bernama SweetPea. Desain ini diklaim berbeda dari earbuds konvensional karena lebih menyerupai alat bantu dengar modern yang dipasang di belakang telinga. Konsep open-style memungkinkan pengguna tetap sadar lingkungan sekitar, sehingga aman digunakan di ruang publik.
Desain ergonomis SweetPea diduga sangat dipengaruhi oleh filosofi Jony Ive yang menekankan kenyamanan, kesederhanaan, dan integrasi alami dengan tubuh pengguna. Desain ini memungkinkan pemakaian sepanjang hari tanpa mengganggu aktivitas.
Teknologi Prosesor 2nm dan Pemrosesan AI Lokal
Berdasarkan laporan Gizmochina, SweetPea akan ditenagai prosesor canggih berbasis fabrikasi 2nm. Chip ini mengusung pemrosesan AI secara lokal tanpa ketergantungan terus-menerus pada cloud. Dengan teknologi ini, earbuds dapat menjalankan perintah suara, analisis lingkungan, dan interaksi otomatis langsung di dalam perangkat.
Keunggulan lainnya, perangkat mampu mengambil alih fungsi dasar smartphone seperti membuka aplikasi, mengirim pesan, dan mengakses layanan digital hanya lewat perintah suara. SweetPea juga dilengkapi mikrofon dan kamera yang selalu aktif. Sensor ini memantau konteks sekitar secara real-time sehingga AI dapat memberikan saran proaktif tanpa harus dipanggil secara eksplisit.
Target Pasar dan Produksi Global
Menurut laporan Taiwan Economic Daily, OpenAI menargetkan menjual antara 40-50 juta unit SweetPea pada tahun pertama peluncuran. Ambisi besar ini menunjukan keyakinan OpenAI akan potensi pasar perangkat wearable AI yang baru ini. Kolaborasi dengan Foxconn, yang telah berpengalaman memproduksi berbagai perangkat teknologi terkenal, membuka peluang distribusi global yang lebih luas.
Membuka Era Baru Wearable AI
OpenAI sejak awal berkomitmen untuk menghadirkan perangkat AI fisik yang revolusioner dan berbeda dari gadget konvensional. Proyek yang diumumkan secara resmi pada 2025 lalu ini memang sempat tertutup rapat. Namun, kini bocoran resmi mulai mengungkap bahwa perangkat AI tersebut akan menjadi asisten pribadi yang secara alami “menemani” penggunanya kapan saja.
Jika proyek SweetPea terealisasi sesuai rencana, perangkat ini berpotensi menciptakan standar baru di dunia wearable AI. Perpaduan desain elegan Jony Ive dan teknologi AI mutakhir dari OpenAI dapat menghadirkan produk yang tidak hanya canggih tetapi juga sangat user-friendly. Dengan kemampuan pemrosesan lokal dan interaksi alami, SweetPea menggambarkan integrasi teknologi di kehidupan sehari-hari secara lebih seamless.
Rencana Peluncuran dan Harapan Pasar
Rencana pengumuman resmi pada September 2026 memberikan waktu bagi OpenAI dan Foxconn untuk menyempurnakan teknologi dan produksi massal. Di tengah meningkatnya minat pasar terhadap perangkat wearable yang semakin pintar, SweetPea dipandang sebagai salah satu terobosan utama yang bisa menjadi “iPhone moment” berikutnya dalam dunia kecerdasan buatan.
Dengan semakin dekatnya waktu peluncuran, publik dan pelaku industri teknologi terus menantikan detail lengkap tentang fitur, harga, dan kemampuan SweetPea. Peluncuran earbuds AI ini tidak hanya menjadi peluncuran produk baru, melainkan juga tonggak penting dalam evolusi perangkat pintar yang memanfaatkan AI secara lebih optimal dan personal.
