
Nokia memperkuat kemampuan kecerdasan buatan (AI) di perangkat edge melalui kerja sama strategis dengan Blaize, perusahaan penyedia platform inferensi AI hemat energi. Kolaborasi ini bertujuan mengakselerasi adopsi AI praktis dan fisik yang siap diproduksi untuk memenuhi kebutuhan dunia nyata.
Inisiatif ini melibatkan berbagai aktivitas seperti workshop pelanggan, program pilot, serta demonstrasi solusi AI yang difokuskan pada penerapan praktis. Integrasi teknologi inferensi AI hemat energi Blaize dengan infrastruktur cloud dan GPU Nokia menghadirkan arsitektur Hybrid AI yang seimbang antara performa, biaya, dan efisiensi operasional.
Pendekatan Hybrid AI untuk AI Edge dan Cloud
Blaize menyediakan platform perangkat keras dan lunak yang memungkinkan inferensi AI berskala besar namun tetap berdaya rendah dilaksanakan lebih dekat dengan sumber data di perangkat edge. Sementara itu, Nokia menyumbangkan keahliannya dalam jaringan IP, otomasi, serta operasi jaringan cerdas yang merupakan fondasi pengelolaan infrastruktur hybrid tersebut.
Menurut Dinakar Munagala, CEO Blaize, kerja sama ini mendorong realisasi AI dunia nyata yang berjalan efisien di edge sekaligus terintegrasi mulus dengan cloud dan GPU. Pendekatan Hybrid AI memfasilitasi organisasi untuk menempatkan inferensi di lokasi yang paling strategis demi hasil operasional yang nyata.
Keunggulan Kolaborasi dan Fokus Wilayah Asia Pasifik
Sang Xulei, Senior Vice President di Nokia Asia Pasifik, menyatakan bahwa kemitraan ini akan memperluas pengembangan sistem AI praktis di lingkungan dunia nyata. Permintaan terhadap sistem AI hemat energi dan aman yang beroperasi di edge dan cloud terus meningkat, dan platform Blaize menawarkan fleksibilitas arsitektur yang mendukung hal tersebut.
Kerjasama ini diawali dengan nota kesepahaman (MoU) yang bersifat tidak mengikat, membuka peluang proyek-proyek spesifik di kawasan Asia Pasifik dengan perjanjian definitif di masa depan. Fokus utama adalah penerapan inferensi AI yang aman, hemat energi, dan terintegrasi dengan lingkungan jaringan dan industri yang sudah ada.
Profil Blaize dan Nokia dalam Pengembangan AI
Blaize berbasis di California dan dikenal dengan platform AI yang dirancang khusus untuk inferensi di lingkungan dunia nyata, mendukung aplikasi seperti computer vision, AI multimodal, dan berbasis sensor di sektor kota pintar, otomasi industri, telekomunikasi, ritel, logistik, hingga pertahanan. Teknologinya memungkinkan workload Practical AI dan Physical AI dijalankan secara efisien dengan integrasi penuh ke cloud.
Nokia merupakan pemimpin global dalam teknologi konektivitas untuk era AI, termasuk jaringan tetap, seluler, dan transport. Keahliannya membantu memajukan konektivitas yang menjadi tulang punggung penerapan AI di berbagai sektor dengan skala besar dan keandalan tinggi.
Manfaat Strategis dan Potensi Masa Depan
Dengan inovasi yang memadukan keunggulan jaringan Nokia dan platform inferensi hemat energi Blaize, perusahaan dapat menyediakan solusi AI yang praktis, terukur, dan efisien dari sisi energi. Implementasi AI edge berbasis Hybrid AI ini memungkinkan respons yang cepat dan pengolahan data yang cerdas di lokasi terdekat sumber data, sehingga mendukung otomatisasi dan pengambilan keputusan secara real-time.
Kolaborasi ini menjadi pijakan penting dalam menghadirkan teknologi AI yang tidak hanya teoritis namun siap diterapkan dalam operasional industri dan jaringan modern di wilayah Asia Pasifik. Hal ini diharapkan mendorong transformasi digital yang lebih luas dan berkelanjutan, terutama di sektor-sektor yang sangat bergantung pada pengolahan data secara cepat dan akurat.





