WhatsApp tengah menguji fitur berlangganan berbayar yang memungkinkan pengguna mengakses aplikasi tanpa iklan. Kode yang ditemukan pada versi beta Android 2.26.3.9 mengindikasikan adanya opsi langganan sekitar €4 per bulan untuk pasar Eropa dan Inggris. Langkah ini menunjukkan pergeseran model bisnis WhatsApp dalam memonetisasi basis penggunanya yang sangat besar.
Iklan saat ini muncul di tab Updates, lokasi di mana pengguna melihat Status dan menelusuri Channels. Iklan tersebut terdiri dari Status Ads setelah update dan rekomendasi Promoted Channels. Dengan langganan berbayar, iklan tersebut tidak akan tampil lagi. Namun, fungsi utama seperti pesan pribadi, panggilan suara, dan video tetap gratis bagi semua pengguna.
Meta memang telah memperkenalkan iklan di tab Updates sejak tahun lalu di Amerika Serikat dan memperluasnya ke wilayah lain. Mereka menjelaskan bahwa iklan ini tidak menggunakan data dari percakapan pribadi. Sebagai gantinya, penargetan dilakukan berdasarkan bahasa, lokasi umum, dan aktivitas pengguna di tab Updates saja. Meta mengklaim sistem ini membantu bisnis menjangkau lebih dari 1,5 miliar pengguna WhatsApp secara efektif.
Model berlangganan tanpa iklan ini sesuai dengan regulasi di Eropa dan Inggris, yang mewajibkan platform memberi pilihan antara akses dengan iklan atau tanpa iklan. Facebook dan Instagram juga telah menerapkan model berlangganan serupa di wilayah tersebut. Pengguna dapat mengelola langganan melalui Google Play dengan pembelian dalam aplikasi, dan perubahan aktif mungkin memakan waktu hingga 15 menit.
Hingga kini, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran layanan ini. Fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan dan perlu memenuhi persyaratan regulasi sebelum dirilis secara resmi. Langganan ini bersifat opsional, sehingga pengguna yang memilih tetap menggunakan layanan gratis akan terus melihat iklan di tab Updates.
Berikut ini beberapa poin penting terkait rencana langganan WhatsApp tanpa iklan:
1. Harga langganan diperkirakan sekitar €4 per bulan untuk Eropa dan Inggris.
2. Iklan akan hilang dari tab Updates, termasuk Status Ads dan Promoted Channels.
3. Fitur utama WhatsApp seperti pesan, panggilan suara, dan video tetap gratis.
4. Penargetan iklan tetap berbasis bahasa, lokasi, dan aktivitas tab Updates tanpa data chat pribadi.
5. Langganan dikelola lewat Google Play dengan waktu aktif hingga 15 menit setelah pembayaran.
6. Kebijakan ini mengikuti aturan perlindungan pengguna di Eropa dan Inggris.
7. Jadwal peluncuran masih belum pasti dan menunggu pengesahan regulasi.
Selain rencana langganan berbayar ini, WhatsApp juga akan mengganti penyedia GIF default dari Tenor ke Klipy. Peralihan ini terjadi karena Tenor akan menutup API-nya pada akhir Juni 2026. Pengguna iOS dalam versi beta sudah mulai melihat perubahan ini secara otomatis.
Perkembangan ini memperlihatkan usaha WhatsApp untuk mencari model pendapatan baru tanpa mengorbankan fungsi inti layanan. Dengan opsi berlangganan bebas iklan, pengguna memperoleh pengalaman lebih bersih, sementara Meta berupaya menjaga ekosistem bisnis yang berkelanjutan di tengah regulasi yang ketat di kawasan Eropa dan Inggris. Integrasi fitur mutakhir seperti GIF Klipy juga menunjukkan inovasi berkelanjutan pada platform pesan instan terbesar di dunia ini.




