Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z TriFold di pasar Amerika Serikat pada 30 Januari 2026. Perangkat ini memiliki desain unik dengan layar lipat tiga yang mengusung konsep kombinasi ponsel dan tablet dalam satu unit.
Harga Galaxy Z TriFold mencapai US$ 2.900 atau sekitar Rp 45,8 juta, yang menempatkannya ke dalam kategori ponsel ultra-mewah. Angka ini jauh melebihi harga rata-rata ponsel lipat standar saat ini.
Samsung menghadirkan perangkat ini sebagai solusi all-in-one bagi pengguna yang membutuhkan layar besar tanpa harus membawa perangkat tambahan. Saat dibuka, layar 10 inci menawarkan ruang kerja luas untuk menunjang produktivitas harian.
Untuk varian yang dijual di Amerika Serikat, Galaxy Z TriFold hanya tersedia dengan kapasitas penyimpanan 512 GB dan RAM 16 GB. Warna yang disediakan pun terbatas pada Crafted Black, menonjolkan kesan elegan dan eksklusif.
Pengamat teknologi memberikan pujian atas inovasi rekayasa yang ditampilkan dalam Galaxy Z TriFold. CES 2026 menjadi ajang bagi para ahli menilai perangkat ini sebagai tonggak baru dalam evolusi teknologi layar lipat.
Samsung berharap teknologi ini akan terus berkembang dan biaya produksinya menurun seiring waktu. Dengan begitu, harga jual perangkat layar lipat tiga di masa depan bisa lebih terjangkau oleh kalangan konsumen yang lebih luas.
Galaxy Z TriFold menandai langkah ambisius Samsung dalam menciptakan kategori baru perangkat mobile. Desain fleksibel dan fitur uniknya menawarkan pengalaman multitasking yang belum pernah ada sebelumnya di segmen ponsel pintar.
Meskipun harganya sangat tinggi, perangkat ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan inovasi dan kemewahan dalam teknologi mobile. Galaxy Z TriFold menjadi simbol status sekaligus solusi bagi kebutuhan digital masa kini yang serba cepat dan kompleks.
Penjualan awal di AS akan menjadi indikator penting untuk melihat respons pasar terhadap perangkat lipat tiga ini. Samsung juga membuka peluang pengembangan versi lain dengan spesifikasi dan harga yang mungkin lebih variatif di waktu depan.
