Motorola baru saja meluncurkan seri terbaru mereka, Motorola G17 dan G17 Power, yang masuk dalam kategori ponsel entry-level. Kedua model ini menawarkan spesifikasi yang hampir identik, dengan perbedaan utama terletak pada kapasitas baterai yang membedakan keduanya.
Kedua ponsel ini tampil dengan layar berukuran 6,72 inci beresolusi Full HD Plus. Layar tersebut memiliki fitur kecepatan refresh 60 Hz dan dilindungi dengan Gorilla Glass 3, sehingga memberikan perlindungan ekstra dari goresan. Desainnya tetap konsisten dengan ciri khas Motorola, menggunakan layar berlubang (punch hole) dan modul kamera belakang yang menyatu dengan bodi ponsel.
Performa dan Kapasitas Memori
Motorola G17 dan G17 Power sama-sama menggunakan chipset MediaTek Helio G81 Extreme. Chipset ini memiliki CPU dengan clockspeed hingga 2,0 GHz dan pengolah grafis Mali-G52. Konfigurasi RAM dan penyimpanan internalnya juga serupa, menawarkan RAM hingga 8 GB dan kapasitas penyimpanan sampai 256 GB. Tersedia slot microSD yang memungkinkan perluasan memori hingga 1 TB, memberi keleluasaan bagi pengguna yang memerlukan ruang penyimpanan tambahan.
Kamera Triple dengan Sensor Sony
Kedua ponsel ini membawa sistem tiga kamera belakang. Sensor utama beresolusi 50 MP dengan aperture f/1.8 menggunakan sensor Sony Lytia 600, yang menjanjikan kualitas foto yang baik di berbagai kondisi. Kamera ultrawide 5 MP (f/1.88) siap menangkap gambar dengan sudut pandang luas, sementara sensor ketiga berfungsi untuk mengurangi efek flicker pada foto dan video. Di bagian depan, kamera selfie beresolusi 32 MP (f/2.2) memberikan hasil yang tajam dan jernih untuk foto atau video call.
Baterai dan Pengisian Cepat
Perbedaan paling mencolok antara Motorola G17 dan G17 Power terletak pada kapasitas baterai. Model reguler G17 dibekali baterai berkapasitas 5.200 mAh. Sedangkan G17 Power membawa baterai yang lebih besar yakni 6.000 mAh, sesuai dengan karakteristik seri "Power" dari Motorola. Oleh karena kapasitas baterai G17 Power yang lebih besar, bobotnya juga sedikit lebih berat yakni 201,5 gram, dibandingkan G17 yang memiliki berat 189,9 gram.
Dukungan pengisian cepat juga berbeda. Motorola G17 mengusung fast charging 18 watt, sementara G17 Power mendukung pengisian yang lebih cepat yakni hingga 30 watt. Ini membuat G17 Power bisa lebih efisien dalam mengisi daya kembali baterainya yang jumbo.
Sistem Operasi dan Fitur Tambahan
Kedua smartphone berjalan pada sistem operasi Android 15 dengan antarmuka Hello UX khas Motorola. Meskipun belum ada detail mengenai jadwal pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan, fitur lain yang hadir cukup lengkap.
Motorola G17 dan G17 Power memiliki sertifikasi IP64 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air. Koneksi NFC tersedia untuk pembayaran digital atau transfer data yang mudah. Terdapat juga jack audio 3,5 mm untuk headphone, speaker stereo dengan teknologi Dolby Atmos untuk kualitas suara yang lebih baik, fitur Radio FM, WiFi, dan Bluetooth 5.4. Keamanan perangkat ditunjang dengan pemindai sidik jari dan face unlock.
Pilihan Warna dan Harga
Untuk pasar Eropa, Motorola menghadirkan G17 dan G17 Power dalam berbagai pilihan warna yang menarik seperti Pantone Bordeaux, Pantone Alaskan Blue, dan Pantone Evening Blue. Di Jerman, Motorola G17 dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB dibanderol sekitar 199,99 euro atau sekitar Rp 4 juta. Sementara di Inggris, versi RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB dihargai 149,99 poundsterling, setara Rp 3,4 juta.
Harga untuk varian G17 Power sendiri belum diumumkan secara resmi. Pasar Eropa dikenal memiliki harga perangkat elektronik yang sedikit lebih tinggi karena faktor pajak. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan kedua ponsel ini di Indonesia.
Daftar Spesifikasi Utama Motorola G17 dan G17 Power
- Layar: 6,72 inci Full HD Plus, refresh rate 60 Hz, Gorilla Glass 3
- Chipset: MediaTek Helio G81 Extreme, CPU hingga 2,0 GHz, GPU Mali-G52
- RAM: Hingga 8 GB
- Penyimpanan: Hingga 256 GB + slot microSD sampai 1 TB
- Kamera Belakang: Triple kamera 50 MP (Sony Lytia 600) + 5 MP ultrawide + sensor flicker
- Kamera Depan: 32 MP
- Baterai: 5.200 mAh (G17) / 6.000 mAh (G17 Power)
- Fast Charging: 18 watt (G17) / 30 watt (G17 Power)
- OS: Android 15 dengan Hello UX
- Fitur: IP64, NFC, jack audio 3,5 mm, speaker stereo Dolby Atmos, Radio FM, WiFi, Bluetooth 5.4, sensor sidik jari, face unlock
Sekalipun berasal dari segmen entry-level, Motorola G17 dan G17 Power menawarkan kombinasi spesifikasi menarik, terutama dari sisi daya tahan baterai dan kemampuan fotografi. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang mencari smartphone dengan harga terjangkau namun memiliki daya tahan dan fitur yang memadai. Kehadiran mereka semakin memperkuat pilihan ponsel menengah di pasaran Eropa dan berpotensi menarik minat pengguna di negara lain jika diluncurkan secara resmi.
