realme P4 Power 5G menarik perhatian karena kapasitas baterainya yang luar biasa besar, yakni 10.001 mAh. Kapasitas ini menjadi salah satu yang tertinggi di pasar smartphone massal, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah perangkat ini bisa berfungsi sebagai power bank, khususnya untuk mengisi daya iPhone. Pengujian praktis pun dilakukan untuk menjawab pertanyaan ini secara objektif.
Pengujian yang dilakukan oleh GSMArena menggunakan iPhone 17 Pro sebagai perangkat penerima daya. Dua skenario pengisian diuji, yakni realme P4 Power dalam kondisi baterai penuh dan iPhone dengan baterai hampir habis. Pengisian menggunakan kabel USB-C ke USB-C dengan alat pemantau daya secara real-time. Hasil awal menunjukkan kapasitas pengisian hingga 22 watt saat layar realme dalam keadaan mati agar daya tersalur optimal.
Pada 10 menit pertama pengisian, kecepatan pengisian sedikit menurun ke sekitar 19 watt. Dalam waktu ini baterai iPhone meningkat dari 7 persen menjadi 23 persen, sementara realme P4 Power hanya turun menjadi 94 persen baterai. Setelah 30 menit, laju pengisian kembali menurun ke sekitar 11 watt dengan iPhone mencapai 48 persen dan realme masih menyimpan 80 persen baterai. Skema ini menunjukkan kecepatan pengisian yang masih efisien untuk keperluan darurat.
Pengisian berlanjut hingga 70 menit sebelum pengujian dihentikan. Pada titik ini iPhone mencapai 70 persen daya dan baterai realme tersisa 61 persen. Kecepatan pengisian pun menurun hingga sekitar 7 watt, yang merupakan konsekuensi normal dari sistem pengisian yang menyesuaikan arus sesuai baterai tujuan. Dengan hasil tersebut, realme P4 Power secara teknis mampu mengisi penuh iPhone satu kali, meskipun pengisian dua kali penuh tidak tercapai akibat rugi daya dalam transfer energi.
Perlu dicatat bahwa kecepatan reverse charging di smartphone memang tidak sama dengan charger khusus berdaya tinggi. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro yang menggunakan charger 45W hanya butuh sekitar 30 menit untuk mencapai 70 persen baterai. Hal ini menegaskan bahwa fungsi reverse charging pada realme lebih cocok sebagai pengisi daya cadangan dalam situasi darurat, bukan sebagai pengganti charger utama.
Fitur reverse charging realme P4 Power diklaim mampu mencapai daya hingga 27 watt. Standar USB Power Delivery 9V/3A digunakan dalam pengujian, angka yang cukup tinggi untuk fitur semacam ini di kelas smartphone. Meski demikian, konsumsi energi internal seperti layar menyala akan mengurangi daya yang dapat dialirkan ke perangkat lain. Oleh sebab itu, pengisian terbaik dicapai saat layar realme dalam keadaan mati.
Dari sisi kegunaan, realme P4 Power menawarkan kepraktisan dalam satu perangkat. Pengguna tidak perlu membawa perangkat pengisi daya tambahan seperti power bank atau kabel ekstra. Smartphone dengan kapasitas baterai besar ini dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan daya perangkat lain dalam kondisi tertentu, terutama saat bepergian dan tidak ada akses mudah ke listrik.
Berikut ringkasan hasil pengujian realme P4 Power saat digunakan sebagai power bank untuk iPhone:
1. Kapasitas baterai besar 10.001 mAh memungkinkan pengisian penuh satu kali iPhone dalam ujicoba.
2. Daya pengisian awal mencapai 22 watt, turun menjadi sekitar 7 watt setelah 70 menit.
3. Kondisi ideal pengisian saat layar realme dimatikan untuk memaksimalkan output daya.
4. Kecepatan pengisian kurang cepat dibandingkan charger khusus berdaya tinggi.
5. Solusi praktis dan efisien untuk kondisi darurat tanpa tambahan perangkat.
Dengan semua data tersebut, dapat disimpulkan bahwa realme P4 Power 5G memang bisa berfungsi sebagai power bank untuk iPhone. Meski belum menggantikan charger utama, daya cadangan yang tersedia cukup untuk mengatasi situasi darurat. Smartphone ini menawarkan fleksibilitas yang menguntungkan, memadukan fungsi komunikasi dan pengisian daya perangkat lain secara bersamaan. Realme P4 Power menjadi contoh nyata inovasi baterai besar untuk mendukung gaya hidup serba mobile masa kini.







