Realme Dilaporkan Lakukan PHK di Tengah Restrukturisasi OPPO, Ini Dampaknya pada Tim Sales

Author: Qoo Media

Realme dikabarkan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di India. Informasi ini berasal dari sejumlah karyawan serta sumber di saluran ritel offline yang mengindikasikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal perusahaan.

Berita ini pertama kali dilaporkan oleh 91mobiles Hindi yang mengutip sumber dari saluran ritel dan staf perusahaan. Meski Realme sendiri belum memberikan pernyataan resmi, sejumlah konfirmasi dari berbagai daerah menyatakan bahwa proses PHK telah berjalan.

PHK Terjadi pada Tim Penjualan

Menurut laporan, pemotongan tenaga kerja lebih banyak menyerang bagian tim penjualan Realme di India. Posisi yang terdampak meliputi manajer penjualan wilayah, staf lapangan, serta karyawan yang bekerja sama dengan toko ritel offline. Awal informasi berasal dari Gujarat, kemudian berlanjut ke wilayah seperti Delhi, Haryana, dan Punjab.

Sejumlah karyawan mengungkapkan bahwa mereka diminta mengajukan pengunduran diri. Ada pula yang diberitahu bahwa tanggal 30 April akan menjadi hari kerja terakhir mereka. Beberapa lainnya masih diminta bertugas selama satu hingga dua bulan ke depan, menandakan proses PHK berlangsung secara bertahap.

Data yang diterima 91mobiles menyebutkan bahwa langkah ini bertujuan untuk menekan biaya operasional sebagai dampak dari perubahan struktur di dalam perusahaan.

Restrukturisasi di Bawah OPPO

PHK yang berlangsung ini berhubungan dengan laporan sebelumnya mengenai reorganisasi yang dilakukan OPPO terhadap struktur brand-nya. Dalam skema baru, OPPO mengambil peran sebagai brand utama dengan Realme dan OnePlus berada dalam satu payung manajemen yang sama.

Dengan pengaturan ini, pekerjaan yang terkait penjualan, pemasaran, distribusi, dan layanan kini dijalankan melalui sistem yang telah dibangun oleh OPPO. Kondisi ini menyebabkan duplikasi pada beberapa tim sehingga peran tertentu di bagian penjualan Realme yang sebelumnya berdiri sendiri kini tidak lagi diperlukan.

Seorang karyawan yang dikutip dalam laporan menyampaikan bahwa OPPO sudah mulai mengambil alih pengelolaan operasi penjualan Realme di India. Instruksi serupa juga sudah disampaikan kepada tim di berbagai wilayah.

Masa Depan Brand Realme

Meskipun terdapat perubahan internal yang signifikan, peluncuran produk Realme diperkirakan akan tetap berjalan seperti biasa. Beberapa laporan menyebutkan bahwa toko daring OPPO sudah mulai mencantumkan ponsel Realme bersama produk OPPO dan OnePlus.

Realme sendiri didirikan pada 2018 dan awalnya beroperasi sebagai sub-brand OPPO sebelum resmi menjadi entitas independen di tahun yang sama. Kini, setelah hampir delapan tahun, Realme dilaporkan kembali berada di bawah kendali OPPO.

Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga saat ini, Realme maupun OPPO belum memberikan tanggapan resmi mengenai kabar PHK tersebut. Informasi yang beredar hingga kini masih bersumber dari pernyataan karyawan dan konfirmasi di tingkat ritel.

Laporan ini menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi terus beradaptasi dengan kondisi pasar dan kebutuhan internal agar tetap kompetitif. Penggabungan kembali Realme ke struktur OPPO menjadi bagian strategi yang mungkin berdampak pada pergerakan tenaga kerja serta proses operasional di industri smartphone India.

Terbaru