
Xiaomi telah mencapai distribusi stabil HyperOS 3 secara global dengan cakupan mencapai 95 persen pada awal tahun ini. Sistem operasi baru ini berbasis Android 16 dan membawa perubahan signifikan di bidang efisiensi daya serta kecerdasan buatan, khususnya bagi pengguna di Indonesia yang menggunakan perangkat Xiaomi berbagai kelas.
HyperOS 3 mendukung ekosistem “Human x Car x Home,” yang berarti OS ini menyelaraskan perangkat mulai dari smartphone, produk rumah pintar, hingga kendaraan listrik Xiaomi. Berikut ini adalah daftar perangkat Xiaomi yang sudah menerima atau dijadwalkan menerima pembaruan HyperOS 3 hingga Maret.
Daftar HP Xiaomi yang Mendapatkan HyperOS 3
-
Seri Xiaomi Flagship dan Premium
- Xiaomi 15 Series: 15 Ultra, 15 Pro, 15T Pro, 15T.
- Xiaomi 14 Series: 14 Ultra, 14 Pro, 14T Pro, 14T.
- Xiaomi 13 Series: 13 Ultra, 13 Pro, 13, 13 Lite.
- Seri Lipat: MIX Flip, MIX Fold 4, MIX Fold 3.
- Seri Lama Gelombang Terakhir: Xiaomi 12 Pro, 12S Ultra, 12.
-
Seri Redmi Mid-Range dan Entry-Level
- Redmi Note Series: Note 15 Pro+, Note 15 Pro 5G, Note 14 Series, Note 13 Pro 5G.
- Redmi Seri Angka: Redmi 15 (5G/4G), Redmi 14C, Redmi 13.
- Tablet: Redmi Pad Pro 5G, Redmi Pad SE 8.7.
- Seri POCO Performance-Oriented
- POCO F Series: F8 Ultra (pre-installed), F7 Pro, F7, F6.
- POCO X & M Series: X7 Pro, X7, M7 Pro 5G, M6 Pro.
Pengguna yang perangkatnya sudah masuk ke dalam daftar ini diharapkan melakukan pemeriksaan pembaruan secara manual melalui pengaturan ponsel jika notifikasi update belum muncul. Proses update memerlukan koneksi Wi-Fi stabil karena ukuran file sekitar 5,5 hingga 6 GB.
Fitur-fitur Utama HyperOS 3
Xiaomi menghadirkan sejumlah inovasi dalam HyperOS 3, tidak hanya mengganti nama dari MIUI. Salah satu fitur utama adalah "Xiaomi HyperIsland," yang merupakan versi interaktif dari area kamera depan, mirip dengan Dynamic Island. Fitur ini memudahkan multitasking dengan memungkinkan pengguna menarik konten dari notifikasi ke aplikasi yang sedang dibuka.
Dari sisi performa, HyperOS 3 menggunakan arsitektur baru bernama HyperCore. Arsitektur ini mengurangi beban pemrosesan CPU hingga 4 persen, sekaligus menghemat daya baterai hingga 10 persen. Hal ini menjadi nilai tambah penting bagi pengguna yang memerlukan ketahanan daya lebih lama.
HyperOS juga memperkenalkan teknologi HyperConnect yang memungkinkan perangkat Xiaomi berkomunikasi secara native dengan Apple AirDrop. Fitur ini memudahkan transfer file lintas platform Xiaomi dan Apple tanpa hambatan, sebuah langkah maju dalam memperluas kompatibilitas perangkat.
Keamanan dan Dukungan Pembaruan Jangka Panjang
Xiaomi menegaskan komitmen terhadap dukungan perangkat lunak jangka panjang. Seri flagship, khususnya Xiaomi 15, dijamin mendapatkan pembaruan keamanan dan sistem hingga lima tahun ke depan. Kebijakan ini memberikan ketenangan bagi pengguna dalam hal keamanan data dan kestabilan sistem.
Untuk memastikan pembaruan sudah berhasil terpasang, pengguna disarankan mengecek di menu Settings > About Phone dan tekan logo HyperOS untuk melihat status versi MSI yang terpasang.
Distribusi HyperOS 3 menandai tonggak penting dalam pengembangan sistem operasi Xiaomi. Rumor tentang HyperOS 4 sudah mulai beredar dan dikabarkan akan mengadopsi sistem modular. Sistem tersebut diprediksi menjadi fondasi utama dalam pengembangan kendaraan listrik dan perangkat pintar Xiaomi di masa depan.
Secara keseluruhan, HyperOS 3 memperlihatkan keberhasilan Xiaomi dalam mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak secara harmonis demi menciptakan ekosistem pintar yang saling terhubung dan lebih efisien. Pembaruan ini memberikan banyak manfaat nyata dari segi performa, daya tahan baterai, interaktivitas, serta keamanan jangka panjang bagi jutaan pengguna Xiaomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.





