OMRON Healthcare Indonesia memperluas akses layanan kesehatan dengan membuka 12 OMRON Experience Center (OEC) di berbagai kota utama. Langkah strategis ini menyasar peningkatan kemudahan akses bagi pengguna alat kesehatan OMRON, terutama dalam dukungan teknis dan layanan purna jual yang terpercaya.
Perluasan ini juga didasari oleh kondisi kesehatan di lapangan, khususnya tingginya angka prevalensi hipertensi di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Dengan membuka OEC di daerah tersebut, OMRON menjawab kebutuhan masyarakat akan pemantauan kesehatan yang akurat dan mudah dijangkau.
Strategi Perluasan Jaringan dan Kemitraan
OMRON tidak berjalan sendiri dalam pengelolaan pusat-pusat layanan ini. Mereka menjalin kemitraan dengan Datascrip dan MitraCare, yang masing-masing mengelola beberapa lokasi OEC. PT OMRON Healthcare Indonesia memegang kendali langsung atas OEC di Jakarta.
Sebagai rincian:
- MitraCare mengelola OEC di Surabaya, Bandung, Palembang, Medan, dan Makassar.
- Datascrip bertanggung jawab atas Semarang, Yogyakarta, Bali, Balikpapan, Manado, dan Padang.
Pembagian pengelolaan ini dirancang agar operasional dapat berjalan efektif dan efisien, serta memperkuat layanan purna jual di tiap daerah.
Fokus Wilayah dengan Prevalensi Hipertensi Tinggi
Data dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan Jawa Tengah memiliki prevalensi hipertensi 32,9%, sementara DI Yogyakarta mencapai 31,8%. Angka ini lebih tinggi dibanding nasional yang berada di level 30,8%. Kondisi ini memerlukan penanganan serius dengan pemantauan tekanan darah yang terstandar.
OMRON merespons dengan membuka OEC di wilayah tersebut agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kalibrasi dan edukasi mengenai alat kesehatan. Langkah ini membantu mengurangi kesalahan pengukuran tekanan darah yang dapat berakibat fatal.
Layanan Lengkap dan Edukasi di OEC
Setiap experience center tidak hanya melayani servis rutin dan kalibrasi alat, namun juga menyediakan ruang edukasi bagi pengunjung. Pengunjung dapat mencoba perangkat medis OMRON seperti tensimeter digital, nebulizer, monitor komposisi tubuh, dan alat manajemen nyeri sebelum membeli.
Dr. Bagus Andi Pramono, Sp.JP, FIHA, Ketua Pokja Hipertensi PERKI, menegaskan bahwa pengukuran tekanan darah yang akurat dan berulang merupakan kunci diagnosis hipertensi. Ia berharap keberadaan OEC dapat meningkatkan literasi masyarakat soal pentingnya standar pengukuran tekanan darah yang valid dan rutin.
Semua tensimeter OMRON telah melalui validasi klinis dan memenuhi standar medis internasional yang diakui berbagai organisasi ternama dunia.
Dukungan terhadap Kesehatan Mandiri
OMRON Experience Center mendukung tren pemantauan kesehatan mandiri. Produk inovatif seperti OMRON Complete memudahkan pengguna mengukur tekanan darah sekaligus merekam irama jantung.
Pengukuran irama jantung penting untuk mendeteksi Atrial Fibrilasi (AFib) yang berisiko meningkatkan kemungkinan stroke hingga lima kali lipat. Kondisi ini kerap tidak terdeteksi tanpa pemantauan yang memadai.
Dengan jaringan OEC yang tersebar luas, masyarakat dapat memperoleh alat kesehatan yang telah dikalibrasi serta terjamin akurasinya. Ini adalah bagian dari investasi jangka panjang OMRON untuk menekan morbiditas akibat penyakit kardiovaskular di Indonesia.
Keberadaan 12 OMRON Experience Center menjadi solusi strategis dalam memastikan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses dan berkualitas. Langkah ini bukan hanya memperkuat dukungan teknis alat kesehatan, namun juga memperbesar peluang edukasi publik dalam memelihara kesehatan jantung dan tekanan darah secara mandiri dan tepat.





