Vivo Siap Rilis Kamera Vlog Pesaing DJI Osmo Pocket dengan Stabilizer Canggih Tahun 2026

Vivo tengah mengembangkan kamera vlog khusus yang dipersiapkan untuk bersaing langsung dengan DJI Osmo Pocket. Proyek ini menandai langkah besar Vivo keluar dari pasar smartphone dan masuk ke segmen kamera standalone yang selama ini relatif niche.

Kamera vlog tersebut dikonfirmasi oleh pihak Vivo kepada media di China. Pengembangan telah dimulai sejak akhir 2025 dan ditargetkan meluncur pada 2026, sebelum akhir tahun.

Strategi Vivo Masuk Pasar Kamera Vlog

Vivo menyadari peluang di pasar kamera vlog portabel yang didominasi DJI Osmo Pocket. DJI Osmo Pocket 3 sukses menarik perhatian kreator konten berkat kualitas video tajam dan stabilisasi gimbal yang andal. Terlebih, tren video pendek di platform seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels semakin menaikkan permintaan perangkat yang ringkas dan mudah digunakan.

Vivo memfokuskan pengembangan pada kamera kompak dengan stabilisasi tinggi. Perangkat ini diharapkan memenuhi kebutuhan kreator yang menginginkan hasil video mulus tanpa proses setup rumit seperti action cam atau rig smartphone.

Tim Pengembangan dan Teknologi Unggulan

Vivo telah membentuk tim khusus sekitar 100 orang untuk proyek ini. Tim bertugas menggarap hardware, sistem stabilisasi, dan integrasi software agar perangkat dapat digunakan kreator pemula maupun profesional. Pengalaman Vivo dalam teknologi imaging smartphone menjadi modal utama.

Teknologi micro-gimbal dan algoritma stabilisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan Vivo akan diadaptasi untuk kamera vlog tersebut. Ini diyakini dapat menghadirkan sistem stabilisasi video yang mumpuni dan mampu bersaing dengan DJI Osmo Pocket.

Informasi Spesifikasi dan Nama Produk

Detail spesifikasi dan penamaan resmi produk masih dirahasiakan. Namun, rumor menyebut perangkat akan memiliki desain kompak dan fokus pada kemudahan pengguna. Produk ini diperkirakan diluncurkan berbarengan dengan platform Snapdragon generasi terbaru yang muncul di paruh pertama 2026.

Dampak Persaingan Pasar Kreator Konten

Kehadiran Vivo akan menambah persaingan di segmen kamera portabel untuk kreator. Selain DJI, pemain lain seperti Insta360 juga aktif menghadirkan berbagai produk inovatif, mulai action cam hingga kamera 360 derajat. Situasi ini menguntungkan pengguna karena memperoleh lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan gaya pembuatan konten.

Potensi Vivo dalam Industri Imaging

Langkah Vivo ini bukan sekadar diversifikasi produk. Kamera vlog dapat memperkuat posisi Vivo sebagai brand teknologi imaging yang agresif berinovasi. Perangkat baru ini juga berpeluang membangun ekosistem kreator yang lebih luas dari smartphone flagship hingga kamera dedicated.

Jika rencana peluncuran berjalan lancar, publik akan menantikan apakah kamera vlog Vivo mampu menjadi alternatif sepadan atau bahkan game changer di pasar kamera vlog portabel. Perkembangan selanjutnya akan sangat dinantikan oleh komunitas kreator konten dan penggemar teknologi imaging.

Baca selengkapnya di: www.gadgetdiva.id

Berita Terkait

Back to top button