Samsung Galaxy S25+ dikenal sebagai salah satu smartphone Android terbaik dengan banyak peningkatan dibandingkan seri dasarnya. Namun, daya tahan baterainya masih tertinggal dibanding beberapa ponsel lain di kelas menengah ke atas berdasarkan pengujian dunia nyata. Dengan kapasitas baterai 4,900 mAh yang diklaim dapat memutar video selama 30 jam, hasil nyata menunjukkan pemakaian aktif berkisar antara 14 hingga 18 jam, sedikit di bawah ekspektasi.
Mengacu pada data uji dari berbagai sumber terpercaya, terdapat empat smartphone yang menawarkan daya tahan baterai lebih lama daripada Galaxy S25+. Keempat ponsel ini tidak hanya unggul dalam kapasitas baterai, tetapi juga pada performa penggunaan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya jauh lebih besar. Berikut ini daftar dan pembahasan detailnya.
1. Apple iPhone 17 Pro Max
Model ini hadir sebagai versi “Pro Max” dengan harga mulai dari $1,199, lebih mahal dibanding Samsung Galaxy S25+ yang berharga $999. Dalam pengujian browsing otomatis oleh Tom’s Guide, iPhone 17 Pro Max mampu bertahan selama 17 jam 54 menit, melampaui Galaxy S25+ yang hanya bertahan sekitar 16 jam 55 menit. Hasil uji GSMArena juga mendukung data ini, dengan perbedaan waktu baterai sekitar satu hingga tiga jam lebih lama. Meskipun peningkatannya tidak drastis, iPhone 17 Pro Max tetap unggul dalam hal audio, kamera, dan performa secara keseluruhan di kelas flagship.
2. Motorola Moto G (2026)
Motorola Moto G model terbaru dibanderol sangat terjangkau, yaitu sekitar $199, namun mampu menyaingi daya tahan baterai dari ponsel flagship. Dengan baterai berkapasitas 5,200 mAh, Moto G memberikan hasil mengesankan dalam berbagai tes dunia nyata. ZDNet mencatat ponsel ini dapat memutar video nonstop selama 24 jam dengan tingkat kecerahan rendah. Sementara itu, Tom’s Guide mencatat waktu pemakaian browsing sampai 19 jam 11 menit, mengungguli Galaxy S25+ sekitar 2,5 jam. Langkah ini membuktikan bahwa daya tahan baterai unggul tidak harus diikuti dengan harga tinggi.
3. Xiaomi Poco F8 Ultra
Xiaomi Poco F8 Ultra menawarkan baterai 6,500 mAh yang besar dan fitur subwoofer unik. Dalam pengujian browsing oleh PhoneArena, ponsel ini menampilkan daya tahan baterai luar biasa selama 22 jam 52 menit, hampir 3 jam lebih lama dari Galaxy S25+. Namun, fitur subwoofer menyebabkan penurunan daya tahan saat digunakan untuk bermain game dan memutar video, masing-masing hanya bertahan sekitar 5 jam 30 menit dan 6 jam 24 menit. Jika subwoofer dimatikan, kestabilan baterainya kembali optimal dengan durasi penggunaan mendekati dua hari penuh dalam pemakaian normal di rumah.
4. OnePlus 15
OnePlus 15 dihargai serupa dengan Galaxy S25+ yakni $999, namun mengusung baterai berkapasitas sangat besar 7,300 mAh untuk pasar Amerika Serikat. Dalam pengujian Tom’s Guide, ponsel ini mencapai waktu pemakaian 25 jam 13 detik, delapan jam lebih lama dibanding Galaxy S25+. GSMArena juga memberi nilai positif dengan catatan lebih dari 24 jam pemakaian. Selain daya tahan yang unggul, kelengkapan fitur pengisian cepat 120W yang mengisi ulang baterai penuh dalam 43 menit menambah nilai tambah OnePlus 15 di segmen flagship.
Berikut tabel perbandingan daya tahan baterai berdasarkan hasil pengujian uji browsing atau video playback:
| Smartphone | Kapasitas Baterai (mAh) | Durasi Uji Browsing/Video (jam) | Harga (USD) |
|---|---|---|---|
| Apple iPhone 17 Pro Max | Tidak disebut spesifik | 17:54 (Tom’s Guide), 17:58 (GSMArena) | $1,199 |
| Motorola Moto G (2026) | 5,200 | 19:11 (browsing, Tom’s Guide), 24 (video, ZDNet) | $199 |
| Xiaomi Poco F8 Ultra | 6,500 | 22:52 (browsing, PhoneArena) | Tidak disebut |
| OnePlus 15 | 7,300 | 25:13 (browsing, Tom’s Guide), 24:03 (GSMArena) | $999 |
| Samsung Galaxy S25+ | 4,900 | 16:55 (Tom’s Guide), 14-18 (varian lain) | $999 |
Pengguna yang mencari smartphone dengan daya tahan baterai lebih baik dari Galaxy S25+ dapat mempertimbangkan pilihan-pilihan di atas. Meski masing-masing ponsel memiliki keunggulan dan kekurangan, semua menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal konsumsi daya dan kapasitas baterai. Pilihan terbaik tentu bergantung pada kebutuhan spesifik, anggaran, dan preferensi fitur tambahan lain seperti performa, kamera, dan tampilan layar. Namun dengan data objektif di tangan, keputusan pembelian dapat diambil lebih bijak dari sisi durasi penggunaan sehari-hari.
