iQOO 15 Ultra Geser Semua Rival, Rajai HP Android Tercepat Dunia Maret 2026

iQOO 15 Ultra resmi masuk sorotan setelah AnTuTu menempatkannya sebagai smartphone Android tercepat di dunia untuk periode Maret. Perangkat ini mencatat skor 4.174.911 poin, unggul tipis dari OnePlus 15T yang meraih 4.164.561 poin.

Hasil tersebut menunjukkan persaingan flagship Android kini sangat ketat, dengan selisih skor antarpeserta papan atas yang tidak terlalu jauh. Di sisi lain, pencapaian iQOO 15 Ultra juga memperlihatkan bahwa optimasi hardware dan software tetap menjadi faktor penting dalam mengejar performa maksimal.

iQOO 15 Ultra puncaki daftar AnTuTu

AnTuTu rutin merilis daftar performa perangkat Android berdasarkan data agregat dari pengguna. Untuk periode ini, iQOO 15 Ultra menduduki posisi pertama berkat kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 16GB, dan penyimpanan 1TB.

Di bawahnya, OnePlus 15T juga memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan konfigurasi serupa. Vivo X300 Pro berada di posisi ketiga dengan skor 4.081.260 poin, sekaligus menjadi satu-satunya perangkat dalam 10 besar yang menggunakan MediaTek Dimensity 9500.

Daftar 10 HP Android tercepat versi AnTuTu

Berikut rincian 10 besar perangkat Android tercepat berdasarkan skor AnTuTu:

  1. iQOO 15 Ultra — 4.174.911 poin
  2. OnePlus 15T — 4.164.561 poin
  3. Vivo X300 Pro — 4.081.260 poin
  4. Realme GT 8 Pro — 4.041.008 poin
  5. RedMagic 11 Pro+ — 4.028.118 poin
  6. iQOO 15 — 3.929.410 poin
  7. Honor Magic 8 Pro — 3.847.437 poin
  8. Honor Magic 8 — 3.820.462 poin
  9. Honor Win — 3.802.483 poin
  10. OnePlus 15 — 3.801.551 poin

Dominasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 terlihat sangat kuat pada daftar ini. Hampir semua perangkat dalam 10 besar memakai chipset Qualcomm tersebut, kecuali Vivo X300 Pro yang menggunakan platform MediaTek.

Mengapa skor iQOO 15 Ultra bisa unggul

Poin tinggi iQOO 15 Ultra tidak hanya datang dari hardware kelas atas, tetapi juga dari pengaturan performa yang agresif. Telset menyebut optimasi sistem pendinginan dan tuning chipset menjadi kunci yang membuat perangkat ini mampu mengunci posisi teratas.

Strategi itu penting, terutama untuk pengguna yang mengejar performa gaming dan multitasking berat. Pada kelas flagship, pengelolaan panas sering kali menentukan apakah perangkat bisa mempertahankan performa tinggi lebih lama atau justru mengalami penurunan kecepatan saat beban kerja naik.

Peta persaingan chipset flagship makin menarik

Fenomena yang paling menonjol dari daftar AnTuTu ini adalah munculnya persaingan ketat antara Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Dimensity 9500. Snapdragon masih mendominasi, tetapi Vivo X300 Pro membuktikan bahwa MediaTek sudah sanggup menembus kelompok elit performa.

Bagi pasar smartphone, kondisi ini memberi lebih banyak pilihan bagi produsen dan konsumen. Perangkat dengan skor benchmark tinggi biasanya mendapat perhatian besar dari penggemar teknologi, gamer, serta pembuat konten yang membutuhkan respons sistem cepat dan stabil.

Faktor yang membuat kelas flagship makin seragam

Kehadiran RAM 16GB dan penyimpanan 512GB hingga 1TB pada seluruh daftar juga menunjukkan standar baru di segmen premium. Konfigurasi tersebut kini menjadi cukup umum untuk mendukung aplikasi berat, perekaman video beresolusi tinggi, dan aktivitas multitasking yang intens.

Berikut gambaran singkat konfigurasi yang paling sering muncul di daftar:

Di luar skor benchmark, konsumen tetap perlu melihat aspek lain seperti daya tahan baterai, kamera, layar, dan pengalaman pemakaian harian. Namun, untuk urusan performa mentah, iQOO 15 Ultra saat ini berada di barisan terdepan dan menjadi tolok ukur baru di ekosistem Android kelas atas.

Source: telset.id
Exit mobile version