Lolos TKDN, Poco Pad C1 Siap Masuk Indonesia dengan Layar 2K 120Hz yang Menggoda

Author: Qoo Media

Pasar tablet murah bersiap mendapat penantang baru yang cukup serius. Poco C1 sudah meluncur secara global dan kini terdeteksi lolos sertifikasi TKDN, sehingga kehadirannya di Indonesia tampak tinggal menunggu waktu.

Daya tarik utamanya ada pada kombinasi harga Rp2 jutaan dan spesifikasi yang terasa di atas kelasnya. Poco membawa layar 2K 120Hz, bodi metal, serta storage UFS yang biasanya lebih jarang ditemukan di tablet entri.

Desain ringkas dengan bodi metal

Poco C1 hadir dengan pendekatan desain yang sederhana, tetapi tetap terlihat solid. Tablet ini memakai bodi berbahan metal dan membawa ukuran yang compact untuk penggunaan harian.

Layar 9,7 inci membuat perangkat ini cukup nyaman digenggam. Dengan ketebalan 7,4 mm dan bobot 406 gram, Poco C1 juga terasa lebih praktis dibawa bepergian atau dipakai anak-anak untuk belajar dan hiburan.

Layar 2K 120Hz jadi nilai jual utama

Sektor layar menjadi alasan paling kuat kenapa tablet ini mencuri perhatian. Poco C1 memakai panel IPS LCD beresolusi 2K dengan refresh rate 120Hz, yang membuat scrolling dan animasi terasa lebih mulus.

Tingkat kecerahannya mencapai 600 nits, sehingga masih nyaman dipakai di luar ruangan. Poco juga menyematkan sertifikasi TUV Anti Low Blue Light dan Bebas Flicker untuk membantu mengurangi rasa lelah pada mata.

Performa harian ditopang Snapdragon 6s Gen 2

Di bagian dapur pacu, Poco C1 ditenagai Snapdragon 6s 4G Gen 2 dengan fabrikasi 6nm dan kecepatan hingga 2,9 GHz. Skor AnTuTu tablet ini berada di kisaran 420.000-an poin.

Poco juga tidak lagi memakai eMMC dan sudah beralih ke storage UFS 2.2. RAM yang tersedia berada di opsi 4GB dan 6GB, sementara memori internalnya tersedia dalam pilihan 64GB hingga 128GB.

Cocok untuk kerja ringan dan hiburan, bukan game berat

Dengan kombinasi spesifikasi tersebut, Poco C1 lebih pas untuk komputasi ringan. Aktivitas seperti pengerjaan dokumen, browsing, media sosial, sekolah daring, dan game kasual masih masuk dalam target pemakaiannya.

Untuk game berat dengan grafis 3D intensif, performanya tidak dirancang untuk menjadi andalan utama. Artinya, tablet ini lebih menonjol sebagai perangkat serbaguna kelas terjangkau daripada tablet gaming.

Langsung pakai Android 16 dan HyperOS 3

Poco C1 juga menarik karena sudah menjalankan Android 16 sejak awal. Sistem tersebut dipadukan dengan antarmuka HyperOS versi 3.

Fitur pendukungnya cukup lengkap untuk tablet murah. Ada stereo speaker ganda, audio jack 3.5mm, slot MicroSD hingga 2 TB, serta baterai 7.600 mAh dengan pengisian 18W lewat USB-C.

Kamera standar, tapi ada catatan penting

Untuk kamera, Poco C1 membawa sensor belakang 8 MP f/2.0 dan kamera depan 5 MP f/2.2. Keduanya hanya mentok merekam video 1080p 30 FPS.

Ada satu kekurangan yang perlu diperhatikan calon pembeli. Poco C1 tidak memiliki sensor gyroscope, sehingga akurasi GPS atau peta bisa terasa kurang maksimal saat dipakai sebagai navigator di kendaraan.

Harga dan peluang masuk Indonesia

Di pasar global, Poco C1 dijual mulai 139 hingga 179 USD, atau sekitar Rp2,4 juta hingga Rp3,1 jutaan. Menariknya, spesifikasinya disebut sangat mirip dengan Redmi Pad 2 9,7 inci yang juga baru meluncur.

Jika benar masuk resmi ke Indonesia, harga jualnya akan jadi faktor penentu utama. Dengan TKDN yang sudah lolos, pasar tinggal menunggu apakah Poco akan memasang banderol yang cukup agresif untuk menggoyang kelas tablet murah.

Terbaru