Infinix menargetkan posisi teratas di pasar smartphone Indonesia pada 2026. Ambisi tersebut didukung oleh peluncuran Note 60 Series yang menjadi produk andalan perusahaan di segmen menengah.
Head of Marketing Infinix Indonesia, Sergio Ticoalu, menyatakan bahwa fokus utama bukan hanya mengejar target penjualan instan. Perusahaan ingin membangun fondasi merek yang kuat dan strategis demi keberlanjutan di pasar.
Pendekatan Jangka Panjang Tanpa Target Penjualan Spesifik
Menurut Sergio, Infinix menghindari orientasi jangka pendek yang hanya mengejar angka distribusi. Meskipun Note 60 Series menawarkan spesifikasi yang kompetitif, perhatian utama tertuju pada penguatan posisi merek di kalangan konsumen Indonesia.
Pasar smartphone di tanah air sangat dinamis dan kompetitif. Segmen menengah menjadi pusat pertarungan, karena konsumen mengharapkan perangkat dengan harga terjangkau namun fitur premium. Infinix mengandalkan diferensiasi produk dan komunikasi yang fokus agar mampu mencuri perhatian di segmen ini.
Note 60 Series sebagai Produk Unggulan
Note 60 Series diposisikan sebagai hero product—produk yang merepresentasikan inovasi dan kualitas Infinix. Seri ini menampilkan layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 144Hz. Fitur layar ini memberikan pengalaman visual yang halus dan responsif saat bermain game, scrolling media sosial, atau streaming video.
Peningkatan refresh rate yang kini umum di ponsel gaming menjadi keunggulan tambahan untuk menarik pengguna muda yang aktif dalam aktivitas digital. Infinix berupaya memaksimalkan pengalaman pengguna sebagai inti penawaran di kelas menengah.
Performa Oke dengan Pilihan Chipset Tangguh
Untuk sektor performa, varian reguler menggunakan chipset MediaTek Dimensity terbaru yang mengedepankan efisiensi dan kinerja seimbang. Model Pro memakai Snapdragon 7s Gen 4 dengan peningkatan signifikan pada grafis dan multitasking.
Strategi ini memberi konsumen opsi sesuai kebutuhan, dari pengguna umum hingga gamer berat. Daya tahan baterai jadi keunggulan lain, dengan kapasitas 6.500mAh yang mendukung aktivitas sepanjang hari. Varian Pro juga menyediakan pengisian cepat 90W guna mempercepat pengisian baterai.
Kualitas Kamera Mendukung Tren Konten Digital
Infinix juga meningkatkan sektor fotografi dengan sensor utama 50MP yang dioptimalkan untuk pengambilan gambar malam hari. Hal ini sangat relevan untuk para pengguna aktif di media sosial, khususnya generasi milenial dan Gen Z yang gemar membuat konten kreatif.
Sistem pendingin 3D IceCore VC turut disematkan untuk menjaga suhu ponsel tetap stabil selama penggunaan intensif. Fitur ini penting mengingat meningkatnya penggunaan aplikasi berat dan game dalam durasi lama.
Strategi Pemasaran dan Kolaborasi dengan Komunitas Gaming
Memperkuat pemasaran, Infinix mengandalkan kolaborasi dengan Mobile Legends Pro League Indonesia. Kerja sama ini membangun kedekatan dengan komunitas gamer dan kaum muda yang menjadi target utama produk.
Langkah ini mencerminkan fokus perusahaan untuk membentuk citra merek yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan lokal. Esports yang semakin populer di Indonesia menjadi arena strategis untuk memperkuat posisi Infinix sebagai smartphone performa tinggi.
Tantangan dan Peluang Menuju Posisi Puncak
Meskipun optimistis, perjalanan ke posisi nomor satu tidak mudah. Pasar Indonesia dipenuhi pemain besar dengan jaringan distribusi dan ekosistem yang mapan. Namun, Infinix yakin strategi mengombinasikan spesifikasi unggulan serta harga kompetitif akan menarik banyak konsumen.
Perusahaan terlihat sangat percaya diri dengan tidak menetapkan target penjualan pasti pada Note 60 Series. Ini menunjukkan keseriusan dalam membangun merek secara organik dan berkelanjutan, bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek.
Dengan inovasi yang konsisten, perluasan jaringan distribusi, dan fokus pada pengalaman pengguna, Infinix menatap pasar smartphone Indonesia dengan ambisi besar. Penilaian pasar dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi penentu keberhasilan merek ini dalam merebut posisi teratas.
