ASUS ROG Rayakan 20 Tahun dengan Laptop Dual-Screen dan Kolaborasi Kojima Produksi Masa Depan Gaming yang Berani dan Revolusioner

ASUS Republic of Gamers (ROG) merayakan 20 tahun eksistensinya dengan inovasi luar biasa yang mengubah lanskap laptop gaming. Perayaan ini bukan sekadar ulang tahun biasa, melainkan momentum bagi ROG untuk mempertegas posisinya sebagai pelopor teknologi di industri gaming dan komputasi kreatif.

Dalam acara Media Gathering di Jakarta, ROG menghadirkan produk-produk terbaru yang dipersenjatai prosesor dan GPU generasi mutakhir. Fokus utama adalah pada pengembangan laptop dual-screen dengan teknologi layar OLED ganda yang revolusioner. Selain itu, kolaborasi eksklusif dengan Kojima Productions menjadi sorotan besar yang memberikan pengalaman berbeda bagi penggemar industri game.

ROG Zephyrus Duo GX651: Inovasi Layar Ganda

Salah satu produk andalan dalam perayaan ini adalah ROG Zephyrus Duo GX651, laptop dengan dua layar OLED sentuh berukuran 16 inci. Kedua layar berpanel ROG Nebula HDR OLED 3K dengan refresh rate 120Hz ini bukan sekadar layar sekunder, tapi berfungsi sebagai dua kanvas utama dalam satu perangkat. Dengan konfigurasi layar ini, pengguna bisa melakukan multitasking dengan mudah.

Dari sisi performa, Zephyrus Duo GX651 ditenagai GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 yang powerful dan didukung sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan liquid metal. Laptop ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang menginginkan perangkat gaming dan kreasi multimedia tanpa kompromi. Menurut Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, produk ini merupakan wujud nyata komitmen ROG terhadap semangat “For Those Who Dare,” menegaskan dedikasi mereka bagi komunitas pengguna.

Portabilitas dan Performa di Zephyrus G14/G16 dan TUF Gaming A14

Selain Zephyrus Duo, ROG juga menghadirkan lini laptop Zephyrus G14 dan G16 model 2026 yang fokus pada portabilitas dan performa tinggi. Kedua model ini dilengkapi prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan NPU berkapasitas 50 TOPS, memungkinkan akselerasi AI lokal untuk aktivitas seperti background blur saat streaming dan optimasi game melalui teknologi NVIDIA DLSS 4.

Bagi pengguna AMD, terdapat varian Ryzen AI yang sudah mendapatkan sertifikasi Copilot+, dengan layar Nebula HDR beresolusi tinggi dan kecerahan mencapai 1100 nits. Ini memastikan tampilan visual yang tajam dan cerah di berbagai kondisi.

Lini TUF Gaming A14 juga mendapat perhatian khusus karena menawarkan performa gaming AAA dalam bentuk yang ringan dan tangguh. Menariknya, chip iGPU Radeon 8060S pada TUF Gaming A14 ini diklaim setara dengan GPU diskrit GeForce RTX 5060. Bobot ringan 1,48 kg dan standar uji militer AS menjadi daya tarik utama bagi mahasiswa dan profesional muda yang membutuhkan laptop serbaguna.

Kolaborasi Eksklusif dengan Kojima Productions: ROG Flow Z13-KJP

Puncak perayaan 20 tahun ROG adalah peluncuran ROG Flow Z13-KJP, sebuah tablet gaming eksklusif hasil kolaborasi dengan Kojima Productions. Dirancang oleh seniman Yoji Shinkawa, tablet ini menampilkan estetika Ludens yang khas dan hanya diproduksi sebanyak 50 unit di Indonesia.

ROG Flow Z13-KJP mengusung prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395, grafis Radeon 8060S, RAM 128GB, dan NPU 50 TOPS. Perangkat ini bisa berfungsi sebagai tablet, konsol portabel, dan workstation, memberikan fleksibilitas luar biasa sesuai kebutuhan penggunanya. Pre-order dimulai dari akhir Februari hingga awal Maret dengan harga Rp 60.999.000, termasuk paket eksklusif berisi game Death Stranding 2: On The Beach dan merchandise spesial.

Teknologi dan Semangat Inovasi yang Berkelanjutan

Perayaan dua dekade ASUS ROG menegaskan bahwa mereka terus berinovasi tanpa henti. Dari motherboard Crosshair tahun 2006 hingga laptop dual-screen dan kolaborasi kreatif saat ini, ROG selalu menempatkan pengalaman pengguna sebagai prioritas utama.

Dengan integrasi AI, teknologi layar ganda, dan performa tinggi dalam satu paket, ROG mempersiapkan generasi terbaru perangkat komputasi yang mampu mengakomodasi kebutuhan gaming dan kreasi konten modern. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa masa depan gaming bukan hanya soal performa angka, tetapi juga tentang interaksi dan pengalaman yang lebih kaya dan personal.

Baca selengkapnya di artikel sumber: telset.id

Berita Terkait

Back to top button