Wispr Flow baru saja meluncurkan aplikasi Android yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk fungsi dikte suara. Ini menjadi lanjutan dari aplikasi mereka yang sebelumnya sudah tersedia di Mac, Windows, dan iOS.
Aplikasi Android Wispr Flow hadir dengan antarmuka berbeda dari versi iOS. Pengguna mengakses fitur dikte melalui “floating bubble” yang bisa ditekan sekali untuk memulai dan tombol tutup untuk menghentikan proses. Selain dikte, aplikasi ini juga membersihkan kata-kata yang tidak perlu dan memformat teks sesuai konteks percakapan.
Fitur Unggulan Wispr Flow pada Android
- Fitur floating bubble yang mudah digunakan untuk memulai dan menghentikan dikte.
- Dukung lebih dari 100 bahasa untuk translasi dan dikte lintas aplikasi.
- Peningkatan performa hingga 30% lebih cepat berkat penulisan ulang infrastruktur.
Menurut Tanay Kothari, CEO dan co-founder Wispr Flow, Android memberikan kebebasan lebih besar untuk mengembangkan pengalaman suara yang diinginkan. Hal ini penting agar suara benar-benar bisa menggantikan pengetikan di perangkat mobile.
Aplikasi ini termasuk salah satu dari sedikit pilihan aplikasi dikte berbasis AI yang tersedia di Android, bersama dengan aplikasi seperti Typeless yang baru diluncurkan bulan sebelumnya. Dengan teknologi ini, pengguna dapat melakukan dikte dengan lebih praktis tanpa perlu mengetik manual.
Wispr Flow juga memperkenalkan model pengenal suara baru khusus untuk “Hinglish,” yaitu campuran bahasa Inggris dan Hindi yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari di India. Model ini mampu mengenali transkripsi bahasa campuran secara natural, bukan hanya skrip Hindi tradisional.
Tanay Kothari menjelaskan bahwa model Hinglish dibuat agar bisa membantu komunikasi yang biasa terjadi antara pengguna dengan campuran bahasa Inggris dan Hindi. Ini menunjukkan kemampuan aplikasi dalam menyesuaikan kebutuhan bahasa spesifik pengguna.
Dalam beberapa hari pertama peluncuran, pengguna sudah berhasil mendikte lebih dari 1,3 juta kata dalam bahasa Inggris melalui aplikasi ini. Angka tersebut menunjukkan antusiasme dan kebutuhan yang cukup besar terhadap teknologi dikte suara yang akurat dan cepat.
Wispr Flow juga dikenal sebagai startup yang cukup menarik perhatian investor. Mereka berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar 81 juta dolar, dengan ronde terakhir yang membuat valuasi perusahaan mencapai sekitar 700 juta dolar.
Peluncuran aplikasi Android ini sekaligus menjadi bukti bahwa teknologi dikte berbasis AI semakin berkembang dan siap digunakan secara luas di berbagai platform. Wispr Flow berfokus memberikan solusi suara yang natural dan efisien di perangkat mobile.
Bagi pengguna yang ingin meningkatkan produktivitas dengan teknologi suara, aplikasi Wispr Flow menghadirkan pilihan baru yang canggih dan komprehensif. Fitur lintas bahasa, kecepatan pengolahan yang ditingkatkan, dan antarmuka mudah digunakan membuatnya layak dijadikan alat dikte utama di Android.
Dengan inovasi terbaru ini, Wispr Flow memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di bidang aplikasi dikte suara berbasis kecerdasan buatan. Peluncuran versi Android menandai langkah penting menuju pengalaman suara yang lebih seamless dan intuitif di perangkat seluler.
