Apple Meluncurkan MacBook Air M5 Dengan Kecepatan 4x Lipat, Storage 2x Lebih Besar, Siap Dominasi Komputasi AI!

Apple secara resmi meluncurkan generasi terbaru MacBook Air, yaitu MacBook Air M5, dengan dua opsi layar berukuran 13 inci dan 15 inci. Peluncuran ini diumumkan secara global pada Selasa, 4 Maret 2026 waktu Amerika Serikat, dengan fokus utama pada peningkatan performa dan kapasitas penyimpanan yang signifikan.

Performa Lebih Cepat Berkat Chip M5
MacBook Air M5 dibekali chip M5 hasil rancangan khusus Apple yang dirancang untuk tugas AI (Artificial Intelligence) lebih berat. Chip ini mengusung 10 inti CPU dan 10 inti GPU yang menawarkan kecepatan hingga 4 kali lipat dibandingkan chip M4 pada generasi sebelumnya. Neural Accelerator baru pada chip ini juga mengakomodasi komputasi AI secara efisien dan 9,5 kali lebih cepat dari chip M1. John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, menyatakan bahwa M5 memberikan tenaga yang optimal untuk aktivitas produktivitas dan penciptaan konten kreatif lebih cepat.

Menurut uji coba internal Apple, MacBook Air M5 mempercepat rendering berbasis ray-tracing di aplikasi Blender hingga 6,5 kali lipat. Proses pengolahan gambar di aplikasi Affinity juga menjadi 2,7 kali lebih cepat. Selain itu, sistem ini mampu membuat penjelajahan web 50 persen lebih cepat dibanding MacBook Intel keluaran 2020.

Peningkatan Storage Dua Kali Lipat
Apple menaikkan kapasitas penyimpanan internal MacBook Air M5 lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya. Kapasitas dasar dimulai dari 512 GB, dua kali dari sebelumnya yang hanya 256 GB. Pilihan penyimpanan yang dapat dikonfigurasi kini mencapai maksimal 4TB. Peningkatan ini sangat mendukung pengguna yang membutuhkan ruang besar untuk proyek, game, maupun data berat berkat media penyimpanan SSD yang cepat dan handal.

Kapasitas SSD yang lebih besar tidak hanya memperluas ruang penyimpanan, tapi juga membantu proses pembacaan dan penulisan data menjadi lebih lancar. Hal ini terutama penting untuk pengguna yang mengerjakan tugas berbasis AI dan transfer file berukuran besar.

Fitur dan Spesifikasi Lengkap
MacBook Air M5 menggunakan layar Liquid Retina yang hadir dalam dua ukuran, 13,6 inci dan 15,3 inci dengan tingkat kecerahan 500 nits serta dukungan satu miliar warna. Kualitas visual ini menjanjikan tampilan yang tajam dan kaya warna. Di atas layar, terdapat notch khas MacBook yang menjadi tempat kamera Central Stage 12 MP dengan fitur Desk View. Kamera ini mendukung panggilan video dengan teknologi Spatial Audio dan Dolby Atmos agar suara terdengar jernih dan detail.

Dari sisi konektivitas, MacBook Air M5 menawarkan port Thunderbolt 4 sebanyak dua buah, port MagSafe, dan colokan audio jack 3,5mm. Baterai juga mengalami peningkatan dengan daya tahan hingga 18 jam, lebih lama 6 jam dibandingkan model MacBook berbasis Intel tahun 2020. Model ini juga memiliki chip nirkabel terbaru yang mendukung WiFi 7 dan Bluetooth 6 demi koneksi yang lebih stabil.

Sistem operasi yang dijalankan adalah macOS Tahoe dengan tampilan antarmuka Liquid Glass terbaru. Sistem ini menghadirkan fitur Apple Intelligence yang memperkaya aplikasi seperti Live Translation di iMessage, pengelompokan otomatis di Reminders, Shortcut berbasis AI, dan integrasi lebih mulus antar perangkat Apple เช่น Facetime dengan tambahan efek Edge Light saat panggilan video.

Pilihan Warna dan Harga
MacBook Air M5 hadir dalam empat pilihan warna stylish: Sky Blue, Midnight, Starlight, dan Silver. Dari segi harga, varian 13 inci dibanderol mulai 1.099 dolar AS atau sekitar Rp 18,5 jutaan. Sementara varian 15 inci dibanderol dengan harga 1.299 dolar AS atau sekitar Rp 21,9 jutaan.

Pemesanan mulai dibuka pada tanggal 4 Maret dengan pengiriman yang dijadwalkan mulai 11 Maret di 33 negara, membuka peluang luas bagi pengguna teknologi untuk mendapatkan laptop yang menggabungkan performa tinggi dan mobilitas tinggi.


Dengan berbagai peningkatan tersebut, MacBook Air M5 memperkuat posisinya sebagai laptop pilihan yang ideal bagi para pengguna yang mengutamakan performa tinggi dan kapasitas penyimpanan besar, khususnya untuk mendukung aktivitas kreatif dan komputasi AI. Peningkatan fitur konektivitas juga menambah kenyamanan penggunaan dalam aktivitas daring modern. Apple terus fokus menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan pengguna di era komputasi hybrid dan kecerdasan buatan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Terkait