WhatsApp Guncang Aturan Main Aplikasi Chat, Kini Orang Tua Bisa Kendalikan Akun Anak Pra-Remaja

WhatsApp meluncurkan fitur baru berupa akun yang dikelola orang tua khusus untuk pra-remaja. Fitur ini kini mulai diluncurkan secara global dan dirancang agar anak-anak di bawah usia tertentu dapat menggunakan WhatsApp dengan pengawasan langsung orang tua.

Orang tua kini dapat membuat akun WhatsApp bagi anak mereka dan mengatur berbagai pengendalian keamanan. Dengan fitur ini, kontrol penuh atas aktivitas WhatsApp pra-remaja akan ada di tangan orang tua, termasuk siapa saja yang boleh berkomunikasi dengan anak dan grup mana yang dapat mereka ikuti.

Pengaturan dan Kontrol Orang Tua

WhatsApp memberikan keleluasaan bagi orang tua untuk mengelola akun pra-remaja, seperti membatasi fitur hanya pada pesan dan panggilan. Kontrol lain meliputi kemampuan meninjau permintaan pesan dari kontak yang tidak dikenali, serta mengatur pengaturan privasi akun. Semua pengaturan penting ini hanya bisa diakses menggunakan PIN enam digit yang ditetapkan orang tua.

Dengan demikian, interaksi sosial anak bisa lebih aman karena peran aktif orang tua dalam menentukan lingkungan digital mereka. Pihak WhatsApp menyatakan bahwa inovasi ini bertujuan memberikan pengalaman komunikasi yang lebih terlindungi bagi generasi muda, sekaligus memberi rasa aman bagi orang tua.

Langkah Membuat Akun WhatsApp Pra-Remaja yang Dikelola Orang Tua

Bagi orang tua yang ingin mencoba fitur ini, berikut langkah-langkah membuat akun WhatsApp untuk anak:

  1. Unduh aplikasi WhatsApp di perangkat anak.
  2. Saat proses pendaftaran, pilih opsi “More options” lalu pilih “Create a parent-managed account”.
  3. Daftarkan dan verifikasi nomor telepon milik anak.
  4. Masukkan tanggal lahir anak dan konfirmasi usia mereka.
  5. Scan kode QR pada perangkat anak melalui perangkat milik orang tua untuk menghubungkan akun WhatsApp anak ke akun orang tua.
  6. Buat PIN enam digit untuk mengunci pengaturan pengelolaan akun.

Proses ini memastikan bahwa setiap akses orang tua terhadap pengaturan akun anak bersifat aman dan terjaga kerahasiaannya.

Manfaat Pengelolaan Akun oleh Orang Tua

Fitur ini memberikan keamanan ekstra di lingkungan digital bagi anak-anak yang belum cukup umur untuk menangani komunikasi daring tanpa pengawasan. WhatsApp membatasi fitur yang bisa diakses oleh pra-remaja, seperti hanya akses untuk mengirim pesan dan melakukan panggilan. Selain itu, setiap permintaan dari kontak yang tidak dikenal harus ditinjau dahulu oleh orang tua sebelum diterima anak.

Orang tua juga dapat mengawasi privasi anak dan menentukan siapa saja yang dapat menghubungi akun anak atau menambahkannya ke dalam grup tertentu. Kontrol ini diharapkan membantu meminimalisir ancaman, penyalahgunaan, hingga potensi cyberbullying.

Konteks Global dan Implikasi Privasi

Peluncuran fitur baru ini dilakukan secara bertahap dan ketersediaan layanan bisa berbeda-beda di tiap negara. WhatsApp mencatat, dengan fitur ini, tingkat keterlibatan orang tua dalam perlindungan anak di ruang maya dapat meningkat drastis. Setiap fitur pengelolaan akun dijalankan melalui sistem keamanan dengan penguncian PIN, sehingga hanya orang tua yang terdaftar bisa mengubah pengaturan akun anak.

Dari sisi privasi, WhatsApp tetap menjamin bahwa pesan dan panggilan bersifat end-to-end encrypted. Namun, pengawasan orang tua tetap diutamakan, terutama untuk menyeleksi kontak yang belum dikenal dan aktivitas grup.

Bagi keluarga yang ingin memperkenalkan anak pada dunia komunikasi digital dengan kontrol yang lebih ketat, fitur akun yang dikelola orang tua dari WhatsApp ini menjadi pilihan terbaik. Adopsi fitur ini menghadirkan harapan baru dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan bertanggung jawab untuk generasi muda. Seluruh upaya ini sejalan dengan misi WhatsApp untuk memberi pengalaman komunikasi yang terlindungi dan ramah bagi anak-anak di seluruh dunia.

Source: www.gsmarena.com

Berita Terkait

Back to top button