Galaxy Watch Ultra 2 disebut berpeluang membawa dukungan 5G, sebuah peningkatan yang selama ini belum hadir di lini Galaxy Watch. Informasi ini penting karena model Galaxy Watch Ultra yang beredar sejauh ini masih terbatas pada konektivitas 4G untuk varian seluler.
Laporan dari GalaxyClub yang dikutip SammyGuru menyebut Samsung sedang menyiapkan penerus Galaxy Watch Ultra dengan dukungan jaringan generasi terbaru tersebut. Jika akurat, langkah ini bisa menjadi salah satu perubahan paling signifikan pada jam tangan pintar premium Samsung.
Dukungan 5G jadi sorotan utama
Selama ini, konektivitas seluler pada Galaxy Watch ditujukan untuk panggilan, pesan, streaming musik, dan sinkronisasi data tanpa harus selalu terhubung ke ponsel. Dengan 5G, pengguna berpotensi mendapat kecepatan internet yang lebih tinggi dan kualitas panggilan yang lebih baik pada varian LTE atau cellular.
Namun, peningkatan itu diperkirakan hanya berlaku untuk model seluler. Varian BT/Wi-Fi-only disebut tidak akan mendapat perubahan pada sisi konektivitas jaringan seluler.
Informasi ini juga menjawab ekspektasi pasar yang sempat muncul setelah Samsung merilis Galaxy Watch Ultra pertama bersama Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6. Saat itu, banyak pengamat menilai lini Ultra masih menyisakan ruang besar untuk peningkatan, terutama pada modem dan platform chip.
Penerus yang sebelumnya tertunda
Ekspektasi kehadiran suksesor sebenarnya sudah muncul lebih awal. Namun alih-alih meluncurkan Galaxy Watch Ultra 2, Samsung sebelumnya hanya menghadirkan penyegaran dengan peningkatan kapasitas penyimpanan dan menamakannya Galaxy Watch Ultra (2025).
Karena itu, rumor terbaru soal Galaxy Watch Ultra 2 dinilai lebih relevan. Produk ini tidak lagi sekadar pembaruan minor, tetapi bisa menjadi model dengan lompatan fitur yang lebih jelas.
Chip baru Qualcomm bisa jadi kunci
Faktor lain yang membuat rumor ini menarik adalah pengumuman Qualcomm di ajang Mobile World Congress di Barcelona. Qualcomm memperkenalkan chipset wearable terbaru bernama Snapdragon Wear Elite dan menyatakan platform itu akan dipakai pada generasi Galaxy Watch berikutnya.
Qualcomm belum menyebut model spesifik yang akan menggunakannya. Meski begitu, Galaxy Watch Ultra 2 dan seri Galaxy Watch 9 menjadi kandidat yang paling sering disebut dalam berbagai laporan industri.
Snapdragon Wear Elite dinilai relevan karena sudah mendukung 5G. Selain itu, platform ini juga membawa sejumlah teknologi yang belum tersedia di jam tangan Galaxy saat ini.
Fitur yang ikut berpotensi hadir
Berdasarkan pengumuman Qualcomm, Snapdragon Wear Elite mendukung beberapa konektivitas modern berikut:
- 5G
- Wi-Fi 6
- Bluetooth 6.0
- NB-IoT untuk komunikasi satelit
- UWB
Jika Samsung benar mengadopsi chip ini secara penuh, maka peningkatan Galaxy Watch Ultra 2 tidak akan berhenti pada 5G saja. Jam tangan ini bisa ikut membawa fondasi konektivitas yang lebih lengkap untuk penggunaan jangka panjang.
NB-IoT untuk komunikasi satelit menjadi salah satu detail yang menarik perhatian. Walau belum ada konfirmasi bahwa Samsung akan mengaktifkan semua kemampuan chip tersebut, dukungan di level platform membuka peluang untuk fitur keselamatan atau pelacakan yang lebih luas di masa depan.
Lonjakan performa juga bisa terasa
Qualcomm mengklaim Snapdragon Wear Elite mampu memberi peningkatan besar pada performa. Perusahaan itu menyebut CPU single-core bisa sampai lima kali lebih cepat dibanding chip wearable sebelumnya, sedangkan performa GPU disebut naik hingga tujuh kali lipat.
Klaim itu belum bisa langsung diterjemahkan menjadi pengalaman nyata sebelum perangkat resmi dirilis. Namun di atas kertas, angka tersebut menunjukkan potensi peningkatan yang berarti untuk navigasi antarmuka, pelacakan kebugaran, pemrosesan aplikasi, dan efisiensi fitur berbasis AI di perangkat wearable.
Bagi pengguna jam tangan premium, performa bukan hanya soal membuka aplikasi lebih cepat. Peningkatan chip juga biasanya berdampak pada stabilitas koneksi, respons animasi, kemampuan multitugas, dan optimalisasi daya saat fitur kesehatan berjalan terus-menerus di latar belakang.
Posisi Galaxy Watch Ultra 2 di pasar wearable
Samsung selama ini menempatkan lini Ultra sebagai opsi paling tangguh dan premium dalam keluarga Galaxy Watch. Karena itu, dukungan 5G berpotensi menjadi pembeda yang lebih kuat terhadap model reguler, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas tanpa ponsel.
Di segmen smartwatch premium, konektivitas yang mandiri semakin penting. Pengguna kini tidak hanya mencari sensor kesehatan dan daya tahan baterai, tetapi juga akses data cepat, panggilan yang stabil, serta kesiapan perangkat untuk ekosistem nirkabel terbaru.
Perkiraan waktu peluncuran
Sejumlah laporan memperkirakan Galaxy Watch Ultra 2 dan seri Galaxy Watch 9 akan diperkenalkan pada musim panas. Pola ini sejalan dengan strategi Samsung yang kerap meluncurkan perangkat wearable baru bersamaan dengan foldable generasi terbaru.
SammyGuru menyebut perangkat tersebut kemungkinan hadir bersama Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8. Hingga saat ini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai nama produk, spesifikasi final, maupun jadwal peluncuran detail untuk Galaxy Watch Ultra 2.
Bila rumor soal 5G dan Snapdragon Wear Elite terbukti, Galaxy Watch Ultra 2 dapat menjadi pembaruan yang jauh lebih substansial dibanding generasi sebelumnya. Fokus utamanya bukan hanya pada konektivitas yang lebih cepat, tetapi juga pada fondasi hardware baru yang bisa memperluas fungsi smartwatch Samsung ke level yang lebih kompetitif.
Source: sammyguru.com