Samsung Galaxy S26 Ultra Dibongkar, Kamera ALOP 37 Persen Lebih Terang Terungkap

Samsung Galaxy S26 Ultra ternyata menyimpan perubahan perangkat keras yang tidak banyak dibahas saat peluncuran. Hasil teardown terbaru menunjukkan peningkatan penting pada sistem kamera, pendinginan, dan beberapa detail desain internal yang berdampak langsung pada penggunaan sehari-hari.

Temuan ini muncul dari video bongkar perangkat oleh kreator teknologi Zack Nelson. Dalam video tersebut, Galaxy S26 Ultra dibuka langkah demi langkah dan memperlihatkan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada AI, tetapi juga melakukan penyempurnaan teknis yang cukup signifikan.

Kamera periskop membawa desain baru

Sorotan utama ada pada kamera telefoto periskop 50MP dengan kemampuan zoom optik 5x. Secara spesifikasi dasar modul ini terlihat mirip dengan generasi sebelumnya, tetapi susunan internalnya berubah lewat desain yang disebut ALOP atau All Lenses On Prism.

Pada kamera periskop konvensional, prisma biasanya ditempatkan di depan susunan lensa. Posisi itu dapat menghalangi sebagian cahaya yang masuk, sehingga efisiensi penangkapan cahaya menjadi terbatas.

Di Galaxy S26 Ultra, Samsung menempatkan lensa langsung di atas prisma. Menurut temuan teardown tersebut, pendekatan ini membuat lebih banyak cahaya mencapai sensor kamera.

Perubahan itu ikut dibarengi bukaan lensa yang lebih terang, dari f/3.4 pada model sebelumnya menjadi f/2.9. Zack Nelson menyebut peningkatan ini memungkinkan kamera menangkap sekitar 37 persen lebih banyak cahaya.

Secara teknis, angka itu penting untuk pemotretan malam dan zoom dalam kondisi redup. Cahaya yang lebih banyak biasanya membantu kamera menghasilkan detail lebih baik, tingkat noise lebih rendah, dan fokus yang lebih stabil.

Modul kameranya juga disebut sekitar 22 persen lebih pendek. Desain yang lebih ringkas ini memberi ruang bagi Samsung untuk memasukkan optik yang lebih baik ke bodi ponsel yang tetap ramping.

Sistem pendingin diperbesar

Perubahan besar lain terlihat pada manajemen panas. Teardown menunjukkan Samsung memperbesar vapor chamber Galaxy S26 Ultra sekitar 15 persen dibanding generasi sebelumnya.

Vapor chamber yang lebih luas membantu menyebarkan panas lebih cepat dari chipset ke area bodi yang lebih besar. Ini penting karena ponsel kelas atas modern bekerja keras saat menjalankan game berat, pemrosesan AI, dan perekaman video resolusi tinggi.

Dengan pendinginan yang lebih baik, performa semestinya lebih stabil saat beban tinggi berlangsung lama. Pengguna juga berpotensi merasakan penurunan gejala panas berlebih dan throttling yang sering muncul pada perangkat flagships tipis.

Detail internal kecil, dampaknya nyata

Samsung juga terlihat mengubah area rumah S Pen. Slot stylus sekarang dipisahkan dari komponen internal utama dengan rancangan tertutup, sehingga cairan yang masuk ke lubang S Pen tidak mudah menyebar ke bagian lain perangkat.

Teardown itu juga menemukan bahwa stylus generasi sebelumnya tidak duduk pas di slot baru. Hal ini mengindikasikan Samsung mengubah dimensi atau toleransi desain internal pada S26 Ultra.

Pada modul speaker, ada tambahan komponen kecil berbentuk bola. Menurut temuan bongkar perangkat, elemen ini dipakai untuk membantu mengurangi karakter suara tipis yang kerap muncul pada speaker ponsel berukuran kecil.

Perubahan seperti ini memang tidak mencolok di lembar spesifikasi. Namun, rekayasa internal semacam itu sering berpengaruh pada kualitas pengalaman pengguna dalam jangka panjang.

Fitur layar yang memunculkan tanda tanya

Ada satu temuan lain yang justru memicu pertanyaan. Galaxy S25 Ultra dikenal memiliki lapisan anti-silau yang kuat, tetapi lapisan itu tampaknya tidak lagi terlihat pada Galaxy S26 Ultra.

Zack Nelson menduga penghapusan ini mungkin terkait kehadiran fitur Privacy Display yang membatasi sudut pandang layar. Tujuannya diduga untuk menjaga konten tetap lebih privat saat perangkat dilihat dari samping, meski Samsung belum memberikan konfirmasi resmi soal hubungan keduanya.

Karena belum ada penjelasan langsung dari perusahaan, temuan ini masih perlu dibaca secara hati-hati. Namun, jika benar, Samsung tampaknya melakukan kompromi antara keterbacaan layar dan privasi visual.

Masih cukup ramah untuk diperbaiki

Dari sisi perbaikan, Galaxy S26 Ultra dinilai tidak terlalu sulit dibuka. Panel belakang dapat dilepas dengan bantuan panas, sementara baterainya juga relatif mudah diganti.

Informasi ini penting bagi bengkel reparasi dan pengguna yang memperhatikan aspek repairability. Di tengah tren perangkat premium yang makin rumit dibongkar, kemudahan penggantian komponen dasar tetap menjadi nilai tambah.

Berikut ringkasan temuan utama dari teardown Galaxy S26 Ultra:

  1. Kamera telefoto 50MP 5x memakai desain ALOP baru.
  2. Bukaan lensa telefoto meningkat dari f/3.4 ke f/2.9.
  3. Kamera disebut mampu menangkap sekitar 37 persen lebih banyak cahaya.
  4. Modul kamera sekitar 22 persen lebih pendek.
  5. Vapor chamber diperbesar sekitar 15 persen.
  6. Slot S Pen memakai desain tertutup untuk perlindungan cairan.
  7. Lapisan anti-silau generasi sebelumnya tampaknya dihilangkan.
  8. Ada indikasi hadirnya Privacy Display, tetapi belum dikonfirmasi Samsung.

Temuan teardown ini memperlihatkan arah pengembangan ponsel flagship yang kini lebih menekankan penyempurnaan internal daripada perubahan desain besar. Pada Galaxy S26 Ultra, peningkatan kamera periskop, pendinginan yang lebih luas, dan perlindungan komponen yang lebih cermat menjadi bukti bahwa inovasi sering justru tersembunyi di bagian yang tidak langsung terlihat pengguna.

Source: www.androidcentral.com

Berita Terkait

Back to top button