Realme baru saja merilis Realme Note 80, smartphone terbaru di segmen entry-level yang sudah mulai dipasarkan di Indonesia sejak awal Maret 2026. Perangkat ini menawarkan kapasitas baterai besar 6.300mAh yang diklaim tahan lama, dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp1,7 juta untuk varian dasar.
Realme Note 80 mengusung layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ (1600 x 720 piksel) dan refresh rate 90Hz. Layar ini dilengkapi dengan tingkat kecerahan hingga 563 nits sehingga nyaman digunakan dalam kondisi cahaya terang. Rasio layar-ke-bodi mencapai 90,4 persen, memberikan pengalaman visual yang lega di tubuh perangkat yang cukup besar.
Dari segi performa, Realme Note 80 memakai chipset Unisoc T7250 dengan prosesor delapan inti dan GPU Mali-G57. Chipset ini dikombinasikan dengan RAM 4GB LPDDR4X serta pilihan penyimpanan internal antara 64GB atau 128GB yang bisa diperluas lewat microSD. Dengan konfigurasi ini, smartphone ini siap menjalankan aplikasi sehari-hari dengan lancar.
Sistem operasinya sudah berbasis Android 15 dengan antarmuka Realme UI 6.0. Sistem ini menyajikan beragam optimasi terkait pengelolaan aplikasi, keamanan, dan efisiensi daya, sebuah peningkatan penting untuk perangkat kelas entry-level. Pengguna juga mendapat pembaruan terbaru dari Google yang membawa fitur dan perbaikan keamanan mutakhir.
Di sektor kamera, Realme Note 80 dibekali kamera belakang 8 megapiksel dengan autofocus. Kamera tersebut mendukung mode pemotretan seperti Night Mode, Portrait, dan Panorama sehingga bisa menghasilkan foto yang baik di berbagai kondisi cahaya. Kamera depan beresolusi 5 megapiksel juga tersedia untuk selfie dan panggilan video dengan kualitas cukup memadai.
Menjadi daya tarik utama, baterai 6.300mAh di Realme Note 80 bisa bertahan lama untuk penggunaan harian, sekalipun dipakai untuk streaming dan browsing. Pengisian dayanya memakai port USB Type-C dengan kecepatan 15W. Realme menyebut bahwa baterai ini dirancang agar tetap mempertahankan sekitar 80 persen kapasitasnya setelah penggunaan rutin selama empat tahun.
Selain fokus di ketahanan baterai, Realme juga menghadirkan fitur perlindungan ketahanan yang kuat. Realme Note 80 memiliki sertifikasi MIL-STD-810H yang berarti sudah lolos standar pengujian ketahanan terhadap benturan. Perangkat ini juga mendapatkan sertifikasi IP54, memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air.
Fitur konektivitas perangkat cukup standar untuk harga entry-level. Dukungan dual SIM 4G LTE, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, dan jack audio 3,5 mm hadir sebagai pelengkap. Namun, Realme Note 80 tidak mendukung jaringan 5G dan tidak dilengkapi NFC, yang memang masih umum di segmen harga ini.
Di Indonesia, Realme menawarkan dua varian penyimpanan dan warna. Varian 4GB RAM + 64GB dijual dengan harga Rp1.799.000, sementara versi 4GB + 128GB dibanderol Rp2.099.000. Pilihan warna yang tersedia adalah Glacier Blue dan Storm Black, memberikan opsi gaya sesuai selera pengguna.
Peluncuran Realme Note 80 melengkapi strategi Realme untuk memperkuat portofolio di pasar ponsel murah yang terus tumbuh di Asia Tenggara. Dengan kombinasi fitur daya tahan baterai besar, layar dengan refresh rate 90Hz, serta ketahanan fisik, Realme memberikan opsi menarik bagi konsumen yang membutuhkan smartphone andal tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Realme Note 80 bukan hanya sekadar ponsel entry-level biasa, melainkan produk yang mengedepankan daya tahan dan kenyamanan penggunaan harian. Peluncuran ini juga mengindikasikan bahwa segmen harga terjangkau kini semakin kompetitif dengan hadirnya banyak fitur yang sebelumnya hanya ditemukan pada perangkat kelas menengah.
Bagi konsumen yang mencari smartphone dengan daya tahan baterai kuat, performa cukup, dan harga bersahabat, Realme Note 80 bisa menjadi pilihan layak dipertimbangkan di 2026. Dengan dukungan perangkat lunak terbaru dan desain kokoh, ponsel ini siap memenuhi kebutuhan komunikasi dan hiburan pengguna muda maupun kalangan umum.
Source: selular.id







