
Maybank Indonesia mengambil langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan bisnis Small and Medium Enterprise (SME) dengan fokus pada pembiayaan syariah sebagai pilar utama. Hal ini menunjukkan komitmen kuat bank dalam mendukung sektor UKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Sejak meluncurkan strategi Shariah First pada 2014, Maybank konsisten mengedepankan layanan keuangan berbasis syariah. Tahun ini, pembiayaan syariah kembali diperkuat sebagai andalan dalam memenuhi kebutuhan finansial para pelaku SME. Prinsip keadilan dan transparansi menjadi keunggulan produk syariah yang dipercaya dapat memberikan solusi optimal bagi nasabah.
Keunggulan Produk Pembiayaan Syariah
Maybank Indonesia menggandeng produk pembiayaan leasing syariah Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) sebagai produk unggulan di sektor SME. Skema IMBT dirancang memberikan fleksibilitas dan sesuai dengan prinsip syariah, sehingga banyak diminati pelaku usaha. Kontribusi pembiayaan syariah untuk SME terus meningkat dengan pesat. Pada tahun lalu, outstanding pembiayaan SME mencapai Rp22,32 triliun dengan porsi pembiayaan syariah melonjak dari 14% menjadi 32% dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan tahunan pembiayaan syariah mencapai 11,76%, menandakan penetrasi yang semakin kuat di pasar.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, menyatakan bahwa dukungan jaringan Maybank Group dan Maybank Islamic memberikan keunggulan kompetitif dalam layanan syariah. Potensi pasar keuangan syariah di Indonesia sangat besar sehingga bank terus memperkuat kapasitas dan inovasi produk.
Strategi One Maybank untuk Ekspansi SME
Untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan layanan bagi SME, Maybank mengimplementasikan strategi One Maybank dengan menghadirkan program super combo. Pendekatan ini memberikan solusi komprehensif seperti KPR, pembiayaan kendaraan, payroll, bancassurance, dan kartu kredit dalam satu paket terintegrasi. Dengan demikian, nasabah SME mendapatkan kemudahan mengakses berbagai produk finansial dalam sistem yang terpadu.
Selain itu, optimalisasi jaringan cabang masih menjadi fokus dalam memperkuat layanan secara langsung kepada pelaku usaha di berbagai daerah. Hal ini bertujuan mempercepat penetrasi pasar sekaligus menjaga kualitas layanan.
Pemberdayaan Perempuan Pelaku Usaha Lewat HERPower
Dalam rangka mendukung inklusivitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Maybank juga meluncurkan program HERPower. Program ini fokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha dengan mempermudah akses pembiayaan SME. HERPower menjadi bagian dari strategi Maybank dalam mendorong ekonomi inklusif di kawasan ASEAN, khususnya Indonesia.
Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi perempuan pengusaha agar dapat berkembang dan berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian.
Pertumbuhan CASA dan Optimisme Target Pembiayaan
Dari sisi pendanaan, Maybank Indonesia membukukan pertumbuhan CASA (Current Account Saving Account) di segmen SME sebesar 23,5% secara tahunan. Nilai dana murah ini mencapai Rp17,61 triliun pada akhir tahun lalu, menunjukkan kekuatan basis likuiditas untuk ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Ke depan, Maybank menargetkan peningkatan pembiayaan SME dengan tetap menjaga kualitas portofolio yang sehat. Selain itu, penguatan layanan transaksi dan komunitas bisnis berbasis syariah akan terus dikembangkan sesuai visi strategis ROAR30. Maybank berambisi menjadi mitra finansial terpercaya bagi para pelaku bisnis melalui layanan yang mudah diakses, relevan, dan inovatif.
Dengan komitmen yang kokoh dan strategi yang matang, Maybank Indonesia optimistis dapat menjadi pemain utama dalam pengembangan SME berbasis syariah. Langkah ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang.









